Kerajinan Seraung Jadi Mata Pencaharian Warga di Mahulu

  • 18 Feb 2026 18:17 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Long Bagun - Kerajinan seraung menjadi salah satu mata pencaharian warga di Kampung Rukun Damai, Kabupaten Mahakam Ulu. Produk anyaman tersebut masih terus dibuat dan dijual untuk menambah penghasilan keluarga.

Salah satu perajin, Inuq, mengatakan selain membuat seraung, dirinya juga memproduksi tas serta hiasan bunga berbahan kain yang diberi bingkai. Seluruh proses pembuatan dilakukan secara manual.

Untuk harga, seraung dijual dengan harga variasi tergantung ukuran. Ukuran kecil dibanderol sekitar Rp100 ribu, sementara ukuran lebih besar dijual sekitar Rp150 ribu, tergantung ukuran dan bahan yang digunakan.

“Kalau yang kecil seratus ribu, yang besar seratus lima puluh ribu. Biasanya kami jual di depan rumah, atau dibawa ke Ujoh Bilang kalau ada yang mau,” ujar Inuq kepada rri.co.id, pada Rabu 18 Februari 2026.

Ia menuturkan, hasil kerajinan tersebut tidak hanya dipasarkan di kampung setempat, tetapi juga dibawa ke Ujoh Bilang. Pembelinya berasal dari berbagai kampung di wilayah Mahakam Ulu.

Menurutnya, usaha membuat seraung sudah dijalankan sejak lama dan cukup membantu perekonomian keluarga. Kerajinan ini juga menjadi kegiatan produktif yang tetap ditekuni hingga sekarang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....