Buras, Kudapan Khas Sulawesi yang Digemari di Kutai Barat

  • 25 Sep 2025 10:17 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Sendawar: Buras merupakan salah satu makanan tradisional khas Sulawesi Selatan yang kini semakin mudah dijumpai di berbagai daerah, termasuk di tanah Borneo, Kalimantan Timur, khususnya di Kabupaten Kutai Barat.

Makanan berbahan dasar beras ini dimasak dengan santan lalu dibungkus menggunakan daun pisang sebelum akhirnya dikukus hingga matang. Dari segi tampilan, buras sekilas mirip lontong atau lemper, hanya saja bentuknya lebih pipih dan biasanya diikat berpasangan.

Di Long Iram, salah satu warga bernama Siti sudah lama menekuni usaha berjualan buras. Kepiawaiannya dalam membuat makanan tradisional ini dimanfaatkan untuk membantu menambah penghasilan keluarga, meskipun ia sehari-hari hanya dikenal sebagai ibu rumah tangga.

Siti menjual buras dengan harga terjangkau, yakni Rp5.000 per ikat. “Satu ikatnya Rp5.000 saja, Bang,” ujarnya kepada rri.co.id, Kamis (25/9/2025). Meski sederhana, usahanya ini cukup diminati masyarakat sekitar.

Rasa gurih dan teksturnya yang sedikit pulen membuat buras menjadi salah satu kudapan favorit. Hal ini tidak lepas dari proses memasaknya yang menggunakan santan, sehingga memberikan aroma dan cita rasa khas yang berbeda dibanding lontong biasa.

Buras umumnya disajikan sebagai pelengkap aneka hidangan berkuah, seperti coto Makassar, pallu basa, maupun gulai. Kombinasi tersebut menjadikan buras tidak hanya sekadar makanan tradisional, tetapi juga bagian penting dalam tradisi kuliner Nusantara.

Selain itu, buras juga kerap hadir sebagai menu wajib saat perayaan besar keagamaan, terutama Idulfitri dan Iduladha. Kehadirannya dalam momen kebersamaan tersebut menjadikan buras bukan sekadar makanan, melainkan juga simbol tradisi dan kebersamaan keluarga.

(Edy)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....