Pemkab Kubar Jamin Stok Sembako Aman hingga Lebaran
- 13 Mar 2026 14:59 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat memastikan stok bahan kebutuhan pokok tetap aman hingga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, meskipun sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga.
Hal itu disampaikan Penjabat Sekretaris Kabupaten Kutai Barat, Kamius Junaidi usai memantau langsung harga dan pasokan sembako di Pasar Nala, Kecamatan Linggang Bigung, dan Pasar Jaras, Kecamatan Barong Tongkok, Jumat 13 Maret 2026.
“Hasil pemantauan kita menunjukkan stok bahan pokok selama Ramadan sampai Lebaran nanti masih tersedia dan mencukupi,” kata Kamius bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kutai Barat di Pasar Nala.
Kamius menjelaskan, beberapa komoditas memang mengalami kenaikan harga, namun secara umum masih dalam kondisi stabil dan terkendali. Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan cukup tinggi adalah cabai.
Menurutnya, kenaikan harga cabai dipengaruhi kondisi produksi di tingkat petani. Meski begitu, petani di wilayah Linggang Bigung saat ini mulai memasuki masa panen sehingga pasokan di pasar tetap tersedia.
“Kami berharap kenaikan harga cabai tidak terlalu tinggi dan masih bisa dikendalikan,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Nala, harga bawang merah naik Rp3.000 menjadi Rp48.000 per kilogram. Sementara cabai rawit yang pada awal Februari 2026 berada di kisaran Rp40.000 per kilogram kini meningkat hingga Rp90.000 per kilogram.
Meski demikian, sejumlah pedagang mengaku kenaikan harga tidak terlalu memengaruhi daya beli masyarakat. Karena pembeli sudah memahami kondisi pasar menjelang hari besar keagamaan.
“Tapi tidak pengaruh pembeli juga tidak. Sudah tahu kalau barang naik. Karena kita ngambil dari Samarinda sudah naik,” kata Sulami, salah satu pedagang sayuran di pasar Olah Bebaya Melak.
Lonjakan harga ini diduga dipicu meningkatnya permintaan menjelang Idulfitri serta kenaikan harga di tingkat distributor. Sejumlah pedagang berharap kondisi ini bersifat sementara dan pasokan tetap lancar agar harga bisa kembali stabil usai perayaan hari raya.
Untuk menstabilkan harga, Pemkab Kutai Barat melakukan operasi pasar di 13 kecamatan yang dilaksanakan sejak pekan lalu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....