Menjanjikan, Tetapi Usaha Rental Mobil di Kubar Cukup Berisiko

  • 10 Mar 2025 21:52 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Sendawar : Joko, pemilih usaha Rental Mobil JLCA di Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), mengaku bisnis menyewakan mobil kepada konsumen di Kubar, cukup menjanjikan.

Namun demikian, usaha tersebut tentu berisiko. Bahkan dirinya mengaku beberapa kali mendapat pengalaman buruk, seperti pelanggan yang tidak bertanggung jawab dengan kondisi unit ketika terjadi eksiden, mengakibatkan unit rusak.

Semestinya, ketika terjadi eksiden yang mengakibatkan unit rusak, menjadi tanggung jawab pelanggan yang menyewa. Namun dalam beberapa kasus, malah pemilik usaha yang nombok, karena pelanggan hanya memiliki dana pas-pasan untuk rental unit.

“Harusnya kalau eksiden itu ditanggung user atau pemakai. Tetapi permasalahannya, kebanyakan kalau user ini tidak ada uang, apa yang mau dipakai buat ganti. Kalau pun ninggalin KTP, buat apa? Terus tinggalin motor, terus motornya masih kredit, bisa apa kita, ya serba salah juga,” kata Joko, Senin (10/3/2025).

Padahal menurutnya, biaya service di Kutai Barat, cukup mahal. Namun mau tidak mau harus ditanggung karena menjadi usaha yang diandalkan untuk menyambung hidup.

Tidak hanya itu, pengalaman terburuk menurut Joko, pernah mendapat pelanggan yang sampai berani menggadai unit yang disewa untuk meminjam uang. Parahnya, dilakukan oleh oknum aparat yang tidak bertanggung jawab.

“Ya karena saking modern nya dunia ini kan, ada yang berpikiran singkat seperti itu. Padahal sudah jelas itu merugikan orang lain,” tandasnya.

Yang disayangkan Joko, kebanyakan warga Kubar, sangat gampang atau terbuka memberikan pinjaman dengan jaminan kendaraan, tanpa melihat kelengkapan unit. Celah seperti ini, terkadang banyak dimanfaatkan oleh oknum tertentu, untuk mendapatkan rupiah.

Bahkan dengan nilai yang cukup besar, kisaran Rp 30-40 juta, masih ada warga yang berani memberikan pinjaman dengan jaminan kendaraan, walaupun tanpa surat-surat yang lengkap.

“Padahal ujung-ujungnya, mereka yang kasih pinjaman ini yang rugi. Karena kalau kita proses, unit pasti kembali ke kita, tetapi uang yang dipinjamkan tadi belum tentu kembali utuh, bahkan terkadang ada yang tinggal janji saja,” jelas Joko.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut terulang kembali, semua pengusaha rental mobil di Kutai Barat, sepakat memperketat syarat-syarat bagi masyarakat yang ingin menyewa unit. Minimal harus melengkapi KTP asli, dan 1 unit kendaraan roda dua beserta BPKB asli, sebagai jaminan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....