Warga Gunung Rampah Tagih Jaringan Pipa Air Bersih
- 21 Jan 2026 12:13 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Kesenjangan distribusi air bersih di wilayah Kecamatan Mook Manar Bulatn kini menjadi perhatian serius. Pasalnya masyarakat di Kampung Gunung Rampah secara terbuka menagih realisasi pembangunan jaringan pipa distribusi agar wilayah mereka segera teraliri air bersih dari Perumda (PDAM) Tirta Sendawar.
Direktur PDAM Tirta Sendawar, Untung Surapati, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini warga Gunung Rampah memang belum bisa menikmati layanan air bersih karena terkendala ketiadaan jaringan pipa penghubung. Solusinya kata Untung, perlu pembangunan pipa transmisi mulai dari kawasan Saka Lotoq menuju Gunung Rampah.
"Berdasarkan komunikasi kami dengan masyarakat dan hasil kunjungan lapangan anggota DPRD tahun lalu, permintaan pembangunan jaringan perpipaan ini sangat mendesak. Kami mohon hal ini bisa menjadi atensi bersama agar warga Gunung Rampah segera teraliri air bersih," ujar Untung Surapati dalam forum koordinasi pembangunan daerah di kantor Pemkab Kubar, Senin 19 Januari 2026.
BACA JUGA:
PDAM Sendawar Komitmen Tingkatkan Jaringan Pipa Air Bersih
Aspirasi warga ini sebelumnya telah diserap oleh jajaran Komisi II DPRD Kutai Barat saat melakukan tinjauan lapangan. Namun, PDAM Tirta Sendawar menjelaskan bahwa pembangunan jaringan pipa utama memerlukan dukungan anggaran infrastruktur yang cukup besar dari pemerintah daerah melalui dinas teknis terkait.
Untung berharap, usulan pembangunan jaringan pipa antara Saka Lotoq dan Gunung Rampah ini masuk dalam skala prioritas anggaran pada RKPD 2027. Hal ini krusial untuk menghapus ketimpangan layanan infrastruktur dasar di wilayah Mook Manar Bulatn.
"Kami harapkan sinergi dengan dinas teknis dapat segera terwujud untuk mengatasi kebuntuan jaringan ini. Kalau pipa sudah terpasang, PDAM siap melakukan penyambungan ke rumah-rumah warga secara maksimal," tambahnya.
BACA JUGA:
Pengamanan Intake PDAM Kritis, Distribusi Air Bersih Ibu Kota Kubar Bakal Terganggu
Langkah ini sejalan dengan target Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam mempercepat pemerataan infrastruktur dasar di tingkat kampung. Masyarakat Gunung Rampah berharap janji pembangunan ini tidak sekadar menjadi bahan diskusi, namun segera terealisasi demi meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan warga.
“Kami ini sudah puluhan tahun belum ada yang namanya air bersih dan listrik. Sekarang listrik sudah masuk, tapi air lagi masih macet,” ujar salah satu warga kampung Karangan.a
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....