Bupati Kubar Naikkan Beasiswa Pendidikan Hingga Rp3 Miliar
- 21 Jun 2025 07:21 WIB
- Sendawar
KBRN, Sendawar : Komitmen Bupati Kutai Barat (Kubar), Frederick Edwin, dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tak sekadar wacana. Meski baru sekitar empat bulan menjabat, ia telah mengambil langkah nyata dan berdampak besar bagi dunia pendidikan di Bumi Tanaa Purai Ngerimaan.
Salah satu terobosan penting yang digagas Bupati adalah peningkatan anggaran beasiswa stimulan bagi siswa berprestasi dan kurang mampu di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Jika pada APBD Murni 2025 beasiswa hanya dialokasikan sebesar Rp100 juta untuk SD dan Rp500 juta untuk SMP, maka dalam APBD Perubahan tahun ini, anggaran tersebut melonjak tajam menjadi Rp3 miliar.
Langkah ini menunjukkan arah kebijakan pemimpin daerah yang peduli, responsif, dan berpihak pada masa depan generasi muda.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kubar, Robert Bandarsyah melalui Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar (PPD), Yusuf Subaryono, mengungkapkan bahwa alokasi tambahan anggaran tersebut dibagi merata, masing-masing Rp1,5 miliar untuk tingkat SD dan SMP.
“Kita kan ada APBD Muri dan Perubahan, nah di APBD Murni itu, beasiswa stimulannya untuk SD hanya Rp100 juta dan SMP nya Rp500 juta. Nah di APBD Perubahan ditambah Rp1,5 miliar untuk masing-masing tingkatan. Alhamdullilah, puji tuhan oleh pak Bupati ditambah total sebesar Rp3 miliar,” kata Yusuf Subaryono kepada RRI Sendawar, Jumat (20/6/2025).
Yusuf menjelaskan bahwa proses distribusi beasiswa akan dilakukan secara terukur dan tepat sasaran. Pendataan dilakukan oleh masing-masing satuan pendidikan dan diverifikasi langsung oleh tim Disdikbud, termasuk konfirmasi kepada pihak sekolah dan orang tua siswa penerima.
Dalam petunjuk teknis pelaksanaan, setiap siswa dari keluarga kurang mampu akan menerima bantuan sebesar Rp1,5 juta, sedangkan siswa berprestasi mendapat Rp1 juta. Bantuan ini tidak hanya bersifat material, tetapi menjadi simbol kepedulian pemerintah terhadap mimpi dan masa depan anak-anak Kubar.
“Terkait beasiswa ini Disdikbud sangat berterimakasih kepada bapak bupati karena dianggarkan jauh lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya. Jadi kepada orang tua atau siswa-siswa yang berprestasi maupun yang mohon maaf kurang mampu, bisa memanfaatkan peluang yang sudah diberikan oleh bapak bupati Kutai Barat,” ungkapnya.
Langkah strategis ini menjadi bukti bahwa di bawah kepemimpinan Frederick Edwin, pendidikan tidak hanya menjadi program, tetapi menjadi panggilan moral dan prioritas utama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....