Banjir di Kutai Barat Melanda Lima Kecamatan
- 18 Apr 2025 13:59 WIB
- Sendawar
KBRN, Sendawar : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Barat melaporkan banjir telah melanda lima kecamatan sejak empat hari lalu. Kelima kecamatan tersebut adalah Tering, Long Iram, Melak, Damai, dan Muara Lawa.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutai Barat, Silas Ludin, mengatakan, banjir terparah terjadi di Kecamatan Muara Lawa akibat meluapnya Sungai Kedang Pahu, dengan ketinggian antara 1,5 sampai 2 meter. Hingga Jumat siang (18/4/2025), tercatat sebanyak 340 rumah warga terendam air.
“Banjir yang terjadi kali ini sekitar lima sampai enam kecamatan yang terdampak. Yang terparah itu di Muara Lawa dengan jumlah rumah mencapai 340 unit, termasuk sekolah dan fasilitas umum lain,” katanya.
Silas menjelaskan, banjir disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi dalam sepekan terakhir. BPBD telah mendirikan sejumlah posko darurat di berbagai lokasi untuk mengantisipasi dan mengevakuasi warga terdampak. Namun, hingga saat ini belum ada laporan warga yang mengungsi.
“Kami juga terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi dan pihak terkait untuk membantu evakuasi jika kondisi air terus naik,” ujarnya.
Pemkab Kubar lanjut Silas, mulai memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Harapannya bisa meringankan beban warga yang menjadi korban.
“Kami juga terus memantau kondisi air di kecamatan lain, seperti Muara Pahu dan Penyinggahan, walaupun daerah itu memang menjadi langganan banjir tiap tahun. Untuk bantuan kami salurkan kepada warga yang benar-benar terdampak. Kemudian bantuan dari Provinsi juga diinformasikan akan segera datang,” pungkasnya.
Meski demikian tidak ada laporan korban jiwa dalam musibah ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....