Jembatan ATJ dan Jalan Kubar-Mahulu Diprioritaskan Pemprov Kaltim

  • 22 Mar 2025 21:57 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Sendawar : Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menetapkan pembangunan Jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ) dan peningkatan jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat, serta Mahakam Ulu (Kubar-Mahulu) sebagai prioritas utama dalam tiga tahun ke depan.

Jembatan ATJ yang terletak di Kelurahan Melak Ilir, Kecamatan Melak, Kutai Barat, menjadi perhatian khusus karena proyek ini mangkrak sejak 2015. Sementara itu, pembangunan dan peningkatan jalan nasional Kubar-Mahulu juga dipercepat guna meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Salah satunya, penyelesaian Jembatan Aji Tulur Jejangkat di Kabupaten Kutai Barat yang mangkrak,” kata Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji dikutip instagram Pemprov_kaltim, Sabtu (22/3/2025).

BACA JUGA:

Pembangunan Jalan Kubar-Mahulu Dapat Dana dari Pemprov Kaltim

FENA Siap Selesaikan Empat Proyek Mangkrak di Kutai Barat

Wagub Seno Aji menegaskan bahwa sektor infrastruktur menjadi program prioritas pemerintah daerah bersama gubernur Rudy Mas’ud.

“Pembangunan dan peningkatan jalan di Mahulu kita prioritaskan. Dalam tiga tahun akan kita selesaikan,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kaltim, Aji Fitra Firnanda, mengatakan pihaknya telah menerima arahan dari Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur untuk mempercepat pelaksanaan proyek infrastruktur strategis di berbagai kabupaten/kota.

"Pembangunan jalan di Mahakam Ulu agar secepatnya dilaksanakan, termasuk prioritas di kabupaten dan kota lainnya," ucap Fitra.

Pembangunan Jembatan ATJ dan peningkatan jalan Kubar-Mahulu diharapkan dapat memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan publik dan kegiatan ekonomi.

Selain itu, proyek ini juga selaras dengan visi Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas, khususnya dalam meningkatkan infrastruktur guna mendukung pertumbuhan daerah.

BACA JUGA:

Pemkab Kubar Optimis Bisa Menyelesaikan Pembangunan Jembatan ATJ

Di sisi lain Pemkab Kubar di bawah kepemimpinan Bupati Frederick Edwin dan Wakil Bupati, Nanang Adriani, sudah mencanangkan 4 program prioritas di masa kepemimpinan 5 tahun ke depan.

Empat program prioritas tersebut adalah, menyelesaikan proyek-proyek besar yang sudah mangkrak kurang lebih 17 tahun terakhir. Mulai dari proyek pembangunan jembatan ATJ, Pelabuhan Royoq, Jalan Bung Karno, hingga pembangunan Gereja Kristen Center.

“Program kerja andalan kami yang akan kami kedepankan yaitu melanjutkan pembangunan jembatan Aji Tulur Jejangkat yang menghubungkan kecamatan Melak dan Kecamatan Mook Manar Bulatn yang tertunda penyelesaiannya hingga 17 tahun, dan juga menyelesaikan pelabuhan peti kemas Royoq, Jalan Bung Karno dan juga menyelesaikan Kristen Center,” ujar Frederick Edwin usai dilantik jadi bupati Kubar.

BACA JUGA:

Gudang Proyek Jembatan ATJ di Kutai Barat Terbakar

Sementara wakil bupati Kubar, Nanang Adriani mengaku Pemkab Kubar akan mempelajari semua proyek mangkrak, karena ada berbagai persoalan yang mendera termasuk persoalan hukum.

“Tentu semua itu akan kita pelajari lagi, dan harus berhati-hati dalam mengambil tindakan,” katanya.

Kendati demikian, Ia optimis bersama Bupati Frederick Edwin, bisa menyelesaikan semua proyek tersebut secara bertahap. “Saya yakin, karena ini niatnya baik, Insya Allah pasti ada jalannya,” pungkas Nanang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....