Pembangunan Jembatan ATJ Masuk Perencanaan dengan Biaya Rp3,5 M

  • 21 Mar 2024 20:46 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Sendawar: Pemkab Kutai Barat (Kubar) mengalokasikan dana sebesar Rp 3,5 miliar untuk perencanaan pembangunan Jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ) di Kecamatan Melak.

Asisten III Pemkab Kubar, Sahadi menuturkan bahwa tahun ini Pemerintah Daerah telah menganggarkan untuk perencanaan pembangunan baru jembatan yang membentang sungai mahakam tersebut.

"Kita tahun ini sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 3,5 miliar, untuk perencanaan pembangunan," jelas Sahadi, Rabu (20/3/2024).

Sahadi menambahkan hal itu berdasarkan diskusi panjang antara Pemkab Kubar bersama Pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).

“Mereka melihat kondisi jembatan itu. Untuk dilanjutkan sangat sulit,” tegas nya.

Ada pertimbangan pembangunan jembatan itu tidak dapat dilanjutkan, seperti adanya persoalan hukum. Karena proses hukum itu yang dinilai pembangunan jembatan itu tidak dapat dilanjutkan.

Sehingga solusinya menurut Sahadi adalah, membangun jembatan baru. Dimana sebelum membangun, tim teknis akan melakukan kajian untuk melakukan survei lokasi lokasi.

Terkait posisinya disebelah mana, itu nanti hasil kajian mereka. Mau di bagian ilir atau ulu jembatan yang lama itu terserah, karena lokasi itu masih milik Pemkab" ungkapnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Pemerintah Pusat meminta pemerintah Kebupaten Kubar segera membuat rencana baru pembangunan Jembatan ATJ. Sebab bangunan yang ada saat ini tidak dapat dilanjutkan.

Pasalnya Jembatan ATJ dibangun sejak tahun 2012 atau di masa bupati Ismail Thomas itu, tidak selesai hingga akhir masa jabatanya. Proyek itu menelan dana hingga ratusan miliar dan mangkrak sejak 2015.

Jembatan yang bakal menghubungkan kecamatan Melak dan Mook Manaar Bulatn ini terganjal masalah teknis dan kasus hukum yang menjerat oknum kontraktor PT Waskita Karya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....