Menyusuri Eksotisme Riam Hulu Sungai Mahakam di Mahulu

  • 05 Jan 2024 16:39 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Mahulu: Desa Long Pahangai, Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menawarkan keindahan alam yang tak tergantikan.

Desa ini kini bisa ditempuh menggunakan transportasi darat dan Jalur Sungai Mahakam dengan waktu sekitar 4-6 Jam perjalanan dari Ujoh Bilang atau Ibu Kota Kabupaten termuda di Kaltim tersebut.

Desa di Hulu Sungai Mahakam ini memiliki beragam kekayaan sumber daya alam lengkap juga tradisi kuat serta adat dan budayanya. Di sana, hutannya masih perawan, sungai murni tak tercemar. Tak heran, udaranya pun sangat menyegarkan.

Sungai Mahakam di Kabupaten Mahakam Ulu terutama daerah Kecamatan Long Pahangai, dikenal memiliki riam ganas dan tak mudah dilewati. Maka hanya speed boat atau long boat dengan mesin bertenaga besar dan motoris profesional yang bisa menerjang riam tersebut.

“Seperti itu lah kondisinya, kita harus melewati Riam-Riam ini jika melintasi jalur sungai. Kalaupun jalur darat sekarang sudah ada, itu belum semuanya layak di lewati hanya mobil 4WD atau four wheel drive (4x4) yang bisa melintas di jalur off-road atau non aspal,” Kata Mikael Carolus Jaang Seorang Reporter RRI Sendawar, (05/1/2024).

Setiap speedboat minimal memiliki dua mesin yang masing-masing berkekuatan 200 PK. Dan yang mengemudikan speed boat atau long boat harus motoris yang andal dan berpengalaman.

“Jangan coba-coba, apalagi tidak didampingi oleh mereka yang berpengalaman,” sambungnya.

Perjalanan menuju hulu Mahakam sangat berbahaya karena perahu harus melawan arus deras dan menerjang puluhan jeram yang berbeda karakteristik.

“Saat lagi pasang gelombangnya besar, terutama di Riam Udang. Sementara saat saat surut gelombangnya nya kecil bahkan hamper tidak ada, tetapi susah di lewati karena terhalang batu-batu besar, termasuk di Riam Panjang,” jelas pria yang kerap di sapa Jaang itu.

Bagi wisatawan yang berniat ingin naik perahu merasakan sensasi menantang menyusuri sungai di pedalaman Kaltim dapat melewati riam-riam Sungai yang mendebarkan.

melewati beberapa riam atau jeram yang cukup ganas. Riam adalah aliran sungai yang mengalir sangat deras dan bergelombang karena perbedaan ketinggian.

“Ada beberapa titik penumpang harus di turunkan. Ada di Riam panjang dan Riam udang,” Ungkap Pria (33) Aseli kelahiran Long Pahangai.

Riam-riam di Sungai Mahakam umumnya berada di bagian hulu dan disertai batu-batu yang besar. Oleh sebab itu perahu yang akan menuju Long Pahangai biasanya menggunakan mesin motor lebih dari satu untuk mengantisipasi mesin mati pada saat melewati riam.

Riam-riam yang ganas itu tersebar di tiga kecamatan, yaitu Long Bagun, Long Pahangai, dan Long Apari. Yang terakhir ini merupakan kecamatan yang berada di garis perbatasan dengan Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Barat (Kalbar), dan Sarawak, Malaysia.

“Ada Riam Udang, merupakan riam ke dua setelah riam haloq. Nama riam udang diberi warga setempat lantaran bentuk sungai yang beraus deras ditengah bebatuan berbentuk udang,” Sebutnya.

Pria berprofesi Jurnalis ini menyebutkan sudah banyak korban berjatuhan akibat kecelakaan perahu di riam-riam Mahakam. Riam Udang dan Riam Panjang berada di antara kecamatan Long Bagun dengan Long Pahangai.

Sementara Riam Enam Sebelas berada setelah ibukota kecamatan Long Apari di Tiong Ohang. Penamaan Riam Enam Sebelas memiliki sejarah tersendiri yaitu pada saat personil Satgas Perbatasan yang gugur pada saat melalui riam.

Personil tersebut berasal dari Batalyon Infantri 611 Kodam Mulawarman. Karena itu riam tersebut dinamakan Riam Enam Sebelas.

Perjalanan wisata menyusuri riam di Sungai Mahakam memang tidak murah. Untuk angkutan Reguler menggunakan Perahu Long Boat dari Long Bagun menuju Long Pahangai Rp300.000, dan Long Bagun menuju Long Apari Rp500.000/penumpang.

Sementara jika menggunakan Speed Boat dari Long Bagun menuju Long Pahangai kisaran Rp700.000. Sedangkan Long Bagun menuju Long Apari Rp1.000.000 Per orang, belum termasuk barang bawaan (Dus, Karung, dll).

Sedangkan untuk Carter, kisaran Rp18.000.000 – Rp35.000.000 dari Long Bagun menuju Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....