Mahakam Ulu Terkendala Pemenuhan Obat melalui Pengadaan Fornas
- 03 Okt 2026 08:18 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Kebutuhan obat di Kabupaten Mahakam Ulu tidak seluruhnya dapat dipenuhi melalui pengadaan berbasis Formularium Nasional (Fornas). Sejumlah obat yang dibutuhkan untuk menangani kondisi penyakit tertentu berpotensi tidak tersedia karena tidak tercantum dalam daftar obat nasional.
Kondisi tersebut menjadi salah satu persoalan dalam pemenuhan kebutuhan obat di fasilitas pelayanan kesehatan Mahakam Ulu. Perbedaan karakter penyakit dan kebutuhan pelayanan kesehatan daerah membuat sejumlah jenis obat tertentu perlu mendapat perhatian khusus.
Pejabat Teknis Pelaksana Kegiatan (PPTK) Seksi Kefarmasian Dinas Kesehatan P2KB Mahulu, Sofia Deang Wulun, mengatakan persoalan tersebut telah diantisipasi melalui penyusunan formularium kabupaten. Formularium itu disiapkan untuk mengakomodasi kebutuhan obat yang tidak tercantum dalam Fornas, tetapi diperlukan dalam pelayanan kesehatan.
Menurut Sofia, pengadaan obat pada dasarnya tetap harus mengacu pada ketentuan Fornas yang berlaku secara nasional. Namun, kebutuhan pasien di daerah dapat berbeda sehingga diperlukan penyesuaian berdasarkan jenis penyakit dan kondisi pelayanan kesehatan setempat.
"Fornas itu kita harus mengikuti obat-obatannya, tetapi kalau obat yang kita butuhkan sesuai jenis penyakit di daerah tidak berdasarkan Fornas, kita tidak bisa mengadakannya," kata Sofia, Sabtu, 3 Oktober 20236.
Ia menjelaskan, formularium kabupaten disusun bersama tim formularium yang telah dibentuk sejak tahun lalu. Penyusunan tersebut menjadi salah satu langkah untuk mengantisipasi kekosongan obat tertentu yang dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan di Mahakam Ulu.
Keberadaan formularium kabupaten diharapkan dapat membantu pemerintah daerah mengidentifikasi kebutuhan obat secara lebih tepat. Dengan demikian, ketersediaan obat di fasilitas pelayanan kesehatan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat tanpa mengabaikan ketentuan pengadaan yang berlaku.
Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan pelayanan kefarmasian di Mahakam Ulu, terutama dalam menghadapi tantangan geografis dan karakteristik kebutuhan kesehatan masyarakat. Penyusunan formularium daerah juga diharapkan dapat mendukung pelayanan kesehatan yang lebih responsif terhadap kondisi penyakit dan kebutuhan pasien di wilayah perbatasan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....