UMKM Aksesoris Adat Mahulu Mulai Geliatkan Ekonomi Lokal

  • 03 Okt 2026 08:17 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Mahakam Ulu mulai menunjukkan perkembangan positif seiring meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat. Beragam usaha yang ditekuni warga turut membuka peluang pendapatan sekaligus memperkenalkan produk khas daerah kepada masyarakat luas.

Salah satu sektor yang berkembang yakni usaha aksesoris adat dan kebudayaan lokal yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Produk yang ditawarkan meliputi busana daerah, perlengkapan ritual adat, hingga senjata tradisional seperti parang atau mandau khas suku Dayak.

Keberadaan produk tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat dalam kegiatan adat dan kebudayaan, tetapi juga menjadi cenderamata bagi wisatawan yang berkunjung ke Mahakam Ulu. Nilai jual sejumlah produk bahkan dapat mencapai puluhan juta rupiah, bergantung pada jenis, bahan, serta tingkat kerumitan pembuatannya.

Mikael, pelaku UMKM aksesoris mengatakan usaha yang dirintis sejak 2013 mengalami pasang surut penghasilan yang dipengaruhi daya beli masyarakat. Meski demikian, usaha tersebut tetap berjalan dan menjadi salah satu sumber pendapatan bagi dirinya.

"Kalau dirata-ratakan, lapak ini bisa menghasilkan sekitar Rp5 juta per bulan," kata Mikael, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Ia menyebut salah satu produk yang menjadi andalan yakni parang khas Suku Dayak Bahau yang dijual sekitar Rp5 juta per buah. Produk tersebut cukup diminati karena dapat digunakan sebagai aksesoris rumah sekaligus menjadi oleh-oleh khas bagi wisatawan.

"Parang khas Dayak Bahau ini banyak terjual, baik untuk aksesoris rumah maupun oleh-oleh wisatawan," ujarnya.

Perkembangan UMKM berbasis budaya dinilai dapat menjadi peluang untuk menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus mempertahankan identitas lokal Mahakam Ulu. Dukungan terhadap pelaku usaha melalui promosi, pemasaran, dan keterlibatan dalam berbagai kegiatan daerah diharapkan dapat memperluas pasar produk lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....