Kemarau Panjang Mahulu Ganggu Pola Pertanian Masyarakat di Berbagai Kampung

  • 30 Sep 2026 09:43 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Mahakam Ulu tidak hanya menghambat distribusi logistik, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas pertanian masyarakat. Kondisi cuaca yang sulit diprediksi membuat warga harus menyesuaikan waktu membuka lahan dan memulai penanaman.

Dampak kemarau tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu karena turut memengaruhi pola pertanian masyarakat yang selama ini mengikuti siklus musim. Perubahan kondisi cuaca membuat warga setempat perlu lebih berhati-hati dalam menentukan waktu pengelolaan lahan.

Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan mengatakan, masyarakat selama ini memiliki pengetahuan mengenai waktu yang tepat untuk membersihkan dan mempersiapkan lahan pertanian. Pengetahuan tersebut diperoleh secara turun-temurun dan menjadi bagian dari pola pertanian masyarakat.

“Biasanya masyarakat kita sudah mengetahui kapan waktu yang tepat untuk membersihkan dan mempersiapkan lahan. Polanya mengikuti musim yang selama ini mereka kenal,” kata Angela, Rabu, 30 September 20026.

Namun, kondisi cuaca yang berubah membuat pola tersebut kini tidak lagi mudah diprediksi. Kemarau yang berlangsung lebih panjang dapat memengaruhi ketersediaan air serta menentukan waktu yang tepat bagi masyarakat untuk mulai mengolah dan menanam di lahan pertanian.

Menurut Angela, masyarakat perlu menyesuaikan kegiatan pertanian dengan perkembangan kondisi cuaca. Pemerintah daerah juga menaruh perhatian terhadap dampak kemarau agar perubahan pola musim tidak semakin mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian.

“Sekarang kondisi musim sulit diprediksi, sehingga masyarakat harus menyesuaikan waktu membuka lahan dan menanam dengan keadaan cuaca,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Mahulu berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dalam menjalankan aktivitas pertanian. Penyesuaian waktu pengolahan lahan dan penanaman dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan produksi pertanian di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....