DPRD Mahulu Dorong Jalan Darat Atasi Krisis Kemarau

  • 30 Sep 2026 10:31 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Kondisi kekeringan yang melanda Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) turut menyulitkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan kebutuhan pokok masyarakat. Pendangkalan Sungai Mahakam membuat jalur transportasi sungai yang selama ini menjadi tumpuan warga tidak dapat digunakan secara optimal.

Anggota DPRD Kabupaten Mahulu, Flesia Win mengatakan persoalan tersebut menunjukkan masih tingginya ketergantungan masyarakat terhadap jalur sungai. Ketika debit air menyusut, distribusi berbagai kebutuhan masyarakat ikut mengalami hambatan.

Menurutnya, kondisi serupa bukan kali pertama terjadi di Mahulu. Persoalan kelangkaan BBM dan bahan pangan kerap kembali muncul setiap musim kemarau karena belum tersedianya akses transportasi darat yang memadai.

“Persoalan seperti ini sebenarnya sering terjadi setiap tahun. Karena itu, kita perlu menghadirkan solusi yang tepat, salah satunya membangun akses jalan darat sampai ke perbatasan,” kata Flesia Win pada Selasa 29 September 2026.

Ia menilai pembangunan jalan darat menjadi kebutuhan penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap transportasi sungai. Selain memperlancar mobilitas masyarakat, akses tersebut dapat menjadi jalur alternatif distribusi BBM dan bahan pangan ketika kondisi sungai tidak memungkinkan dilalui.

Flesia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Mahulu yang menyalurkan bantuan bahan pangan di tengah kondisi kekeringan. Menurutnya, bantuan tersebut penting untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dalam situasi sulit, meskipun sifatnya masih sebagai solusi jangka pendek.

“Bantuan yang disalurkan pemerintah tentu kita apresiasi karena sangat membantu masyarakat saat kondisi seperti sekarang. Namun, solusi jangka panjang tetap diperlukan agar persoalan ini tidak terus berulang,” ujarnya.

Flesia berharap pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat dapat mempercepat pembangunan konektivitas darat di Mahulu. Dengan tersedianya akses hingga wilayah perbatasan, persoalan distribusi kebutuhan pokok dan BBM yang berulang setiap musim kemarau diharapkan dapat diminimalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....