DPRD Kubar Dorong BUMDes Tampung Produk Petani
- 30 Sep 2026 06:36 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - DPRD Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menyoroti persoalan pemasaran hasil pertanian yang masih menjadi tantangan bagi petani. Sejumlah hasil panen dinilai belum memiliki pasar tetap sehingga nilai ekonomi yang diterima petani belum optimal.
Ketua DPRD Kubar, Ridwai mengatakan, potensi pertanian dan perkebunan di daerah sebenarnya cukup besar. Namun, potensi tersebut perlu diikuti dengan sistem pemasaran yang mampu menjamin hasil produksi petani terserap.
Menurutnya, keberadaan pasar yang lebih pasti penting agar petani memiliki kepastian setelah menghasilkan produk pertanian.
“Pemerintah harus hadir, misalnya lewat kerja sama antar daerah atau pembentukan BUMDes yang bisa menampung hasil petani,” kata Ridwai, Selasa 29 September 2026.
BUMDes dapat menjadi salah satu pilihan untuk memperkuat rantai pemasaran hasil pertanian di tingkat kampung. Produk petani dapat dihimpun sebelum dipasarkan kepada konsumen atau pembeli yang membutuhkan dalam jumlah lebih besar.
Kerja sama antardaerah juga dinilai dapat membuka akses pasar yang lebih luas. Dengan pemasaran yang lebih terarah, hasil pertanian tidak hanya bergantung pada pembeli yang datang secara langsung ke sentra produksi.
Ridwai mengatakan DPRD Kubar, siap memperjuangkan penguatan program yang berkaitan dengan pasar hasil pertanian. Dukungan tersebut antara lain melalui peningkatan anggaran penyuluhan, pelatihan kelompok tani dan program penguatan pasar.
Menurutnya, kebijakan pertanian perlu terintegrasi agar dukungan yang diberikan tidak berhenti pada bantuan awal kepada petani.
“Kita ingin petani memiliki akses pasar yang berkelanjutan,” tambahnya.
Penguatan pasar diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus memberikan kepastian bagi petani dalam mengembangkan produksi sesuai potensi wilayahnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....