Akses Mahulu-Kaltara Hadapi Tantangan Geografis Berat
- 29 Sep 2026 10:53 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Mahakam Ulu, Gohen Merang Sapulete mengatakan percepatan pembangunan jalan darat yang menghubungkan Mahulu dengan Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, masih menghadapi sejumlah tantangan geografis.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi geografis menjadi salah satu kendala dalam mempercepat pembangunan akses darat tersebut. Medan yang berat membuat pekerjaan tidak dapat dilakukan secara serentak pada seluruh ruas jalan.
Sejumlah titik bahkan masih membutuhkan pembangunan jembatan untuk dapat menghubungkan ruas jalan yang terputus. Pembangunan infrastruktur pendukung tersebut menjadi bagian penting agar akses darat Mahulu-Malinau dapat tersambung secara menyeluruh.
Sementara itu, beberapa ruas jalan yang memiliki kondisi lebih memungkinkan telah lebih dahulu ditangani oleh pihak swasta. Penanganan tersebut membuat sejumlah titik kini lebih mudah dilalui dibandingkan kondisi sebelumnya.
“Kondisi geografis kita memang tidak mudah sehingga pekerjaan dilakukan secara bertahap,” kata Gohen, Selasa, 29 September 2026.
Menurutnya, pembangunan jalan dan jembatan harus disesuaikan dengan karakteristik medan di masing-masing lokasi. Ruas yang membutuhkan jembatan tentu memerlukan penanganan berbeda dibandingkan titik yang hanya membutuhkan peningkatan badan jalan.
“Ada lokasi yang membutuhkan pembangunan jembatan, tetapi ada juga ruas yang sudah berhasil diperbaiki sehingga lebih mudah dilalui,” ujarnya.
Gohen berharap pembangunan akses tersebut dapat terus dilanjutkan secara bertahap hingga seluruh jalur penghubung Mahulu-Malinau semakin terbuka. Konektivitas darat yang lebih baik dinilai akan mempermudah mobilitas masyarakat dan distribusi barang antarwilayah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....