Dinas Perikanan Periksa Kualitas Air, Selidiki Kematian Ikan di Melak
- 20 Sep 2026 05:31 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat (Kubar) baru-baru ini telah melakukan pemeriksaan kualitas air di kawasan budidaya ikan Keramba Jaring Apung (KJA) di Kecamatan Melak.
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kubar, Lely mengatakan, pemeriksaan kualitas air dilakukan menyusul laporan warga dan pembudidaya terkait kematian ikan di wilayah Melak.
Selain menindaklanjuti laporan warga, pemeriksaan juga dilakukan berdasarkan permohonan dari PT Keruing Lestari Jaya, untuk memastikan kondisi kualitas air dan mengetahui penyebab kematian ikan, termasuk menelusuri dugaan pencemaran yang dikaitkan dengan aktivitas perusahaan kelapa sawit tersebut.
“Mulai dari kualita airnya, apa penyebab kematian ikannya. Itu kita cek dulu, apakah ada hubungannya dengan dugaan pemcemaran itu atau akibat dari El Nino ini,” kata Lely,Sabtu 19 September 2026.
Lely mengatakan, dugaan pencemaran air hingga kini belum dapat dipastikan. Dinas Perikanan masih melakukan pengecekan untuk melihat apakah kematian ikan berkaitan dengan kondisi kualitas air atau faktor lainnya, termasuk kondisi cuaca dan kemarau.
Menurut Lely, hasil pemeriksaan kualitas air dapat diketahui melalui pengecekan yang dilakukan di lapangan. Namun, apabila kematian ikan diduga disebabkan bakteri, virus, atau faktor biologis lainnya, diperlukan pengujian lebih lanjut di laboratorium.
“Kalau kualitas airnya, bisa kita ketahui. Tapi kalau kematian ikan disebabkan oleh bakteri, virus, atau sebagainya, itu harus diuji di laboratorium,” ujarnya.
Lely menyebut, selain di Melak, laporan kematian ikan juga diterima dari pembudidaya di wilayah Kelumpang, Kecamatan Mook Manaar Bulatn. Jenis ikan yang dilaporkan mengalami kematian antara lain ikan patin, ikan mas dan nila.
Lely mengatakan, Dinas Perikanan akan terus melakukan pemeriksaan berdasarkan laporan dari masyarakat dan pembudidaya.
Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi perairan dan membantu pembudidaya mengetahui langkah yang perlu dilakukan untuk mengurangi risiko kematian ikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....