Pemkab Kubar Dorong Perusahaan Perkuat Program CSR

  • 30 Agt 2026 16:05 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mendorong perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut untuk memperkuat kontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Pemkab menilai keterlibatan dunia usaha dibutuhkan untuk membantu pemerintah memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat, terutama pada sektor yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas hidup.

Bupati Kubar, Frederick Edwin mengatakan, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan kemampuan pemerintah. Peran perusahaan dan masyarakat juga dibutuhkan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih optimal.

“Pembangunan sebuah daerah tidak akan bisa berjalan optimal jika hanya bertumpu pada pundak pemerintah saja. Dibutuhkan sinergi tiga pilar utama, yaitu pemerintah, dunia usaha atau swasta, dan masyarakat,” kata Frederick Edwin, Minggu 30 Agustus 2026.

Menurutnya, perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di Kutai Barat memiliki kesempatan untuk memberikan kontribusi melalui program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Salah satu bentuk kontribusi tersebut dapat diarahkan pada pemenuhan kebutuhan rumah layak huni bagi masyarakat yang masih membutuhkan.

Edwin mengatakan, program CSR seharusnya tidak hanya dipandang sebagai kewajiban perusahaan, tetapi juga sebagai bagian dari kemitraan antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia mengapresiasi perusahaan yang telah menjalankan program sosial secara nyata dan berharap langkah tersebut dapat mendorong perusahaan lainnya untuk melakukan hal serupa.

“Seperti PT Cristian Eka Pratama, agar mereka mempertahankan, bahkan meningkatkan kinerja sosialnya. Jadikan capaian ini sebagai dorongan untuk terus berinovasi dalam memberikan pengabdian terbaik,” ujarnya.

Bupati juga meminta perusahaan yang bergerak di berbagai sektor, termasuk pertambangan dan perkebunan, melihat kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya sebagai bagian dari program yang dapat didukung.

Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemerintah kampung diperlukan agar program perusahaan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta tidak tumpang tindih dengan program pemerintah.

Selain sektor perumahan, kontribusi perusahaan diharapkan dapat diperluas ke bidang pemberdayaan masyarakat, peningkatan ekonomi, pendidikan, kesehatan maupun pengembangan UMKM.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....