Brimob Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla di Kubar

  • 30 Agt 2026 13:28 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur (Kaltim) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Penguatan tersebut dilakukan dengan menurunkan personel melalui Tim Respons Bencana dan personel BKO untuk membantu penanganan sejumlah titik api di wilayah Kubar.

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Tedy Sopandi, mengatakan pengerahan personel dilakukan sebagai langkah untuk mencegah titik api berkembang dan meluas, terutama ke kawasan yang berdekatan dengan aktivitas masyarakat.

Di Kubar, personel Brimob bersama tim gabungan menangani kebakaran di Kampung Jengan Danum dan Kampung Muara Eheng, Kecamatan Damai.

Kebakaran di Kampung Jengan Danum melanda vegetasi hutan dengan luas sekitar dua hektare. Sementara di Kampung Muara Eheng, lahan yang terbakar diperkirakan sekitar satu hektare.

Menurut Tedy, penanganan di masing-masing lokasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi medan dan karakteristik lahan. Personel juga melakukan isolasi serta pemantauan terhadap titik api untuk mencegah penyebaran.

Komandan Satbrimob Polda Kaltim, Kombes Ronny Suseno, mengatakan kesiapsiagaan personel menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah.

“Respons cepat ini adalah bentuk nyata bakti Brimob untuk masyarakat. Kami berkomitmen hadir menangani setiap titik api agar dampaknya terhadap lingkungan dan aktivitas warga dapat diminimalisasi,” kata Ronny, Sabtu 29 Agustus 2026.

Selain kesiapan personel, Ronny menekankan pentingnya sinergi antara Satbrimob, Polres jajaran dan unsur terkait dalam menghadapi karhutla.

Menurutnya, koordinasi diperlukan agar setiap laporan mengenai titik api dapat segera ditindaklanjuti dan penanganan di lapangan dapat dilakukan secara terukur.

Dengan penguatan personel tersebut, penanganan karhutla di Kubar diharapkan dapat dilakukan lebih cepat sekaligus mengurangi risiko kebakaran meluas ke kawasan permukiman maupun area produktif masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....