PLTA Batoq Kelo 300 MW Bakal Ubah Wajah Penyediaan Listik di Mahakam Ulu

  • 10 Agt 2026 12:52 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batoq Kelo berkapasitas 300 megawatt (MW) dinilai berpotensi menjadi pemicu perubahan besar bagi pembangunan Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, terutama dari sisi energi, konektivitas, dan pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu mendukung penuh proyek strategis nasional tersebut karena manfaatnya dinilai tidak berhenti pada penyediaan listrik. Kehadiran PLTA Batoq Kelo diharapkan turut mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung dan membuka akses ekonomi di wilayah perbatasan.

Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, mengatakan ketersediaan listrik yang lebih andal menjadi kebutuhan penting untuk mendorong aktivitas masyarakat sekaligus mendukung perkembangan sektor usaha dan industri di daerah.“PLTA Batoq Kelo merupakan proyek strategis yang diharapkan tidak hanya menyediakan pasokan listrik yang lebih andal, tetapi juga memberikan dampak luas terhadap pembangunan Mahakam Ulu,” kata Angela. Senin, 10 Agustus 2026.

Menurut Angela, pembangunan PLTA berpotensi mempercepat penyediaan infrastruktur di sekitar kawasan proyek. Peningkatan akses dan konektivitas tersebut diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang dari dan menuju wilayah Mahakam Ulu.

Dampak lainnya yang menjadi perhatian pemerintah daerah adalah peluang ekonomi. Dengan dukungan energi dan infrastruktur yang semakin baik, kawasan sekitar proyek dinilai memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan menarik kegiatan investasi maupun usaha baru.“Kami berharap proyek ini dapat mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal,” ujarnya.

Pemkab Mahulu memastikan dukungan terhadap proyek tersebut tetap mempertimbangkan kepentingan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan daerah. Pemerintah berharap masyarakat lokal tidak hanya menjadi penerima dampak pembangunan, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi dari keberadaan proyek.

Dengan kapasitas 300 MW, PLTA Batoq Kelo diharapkan menjadi salah satu proyek energi penting di Kalimantan Timur. Bagi Mahakam Ulu, proyek tersebut dipandang sebagai peluang untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus membuka jalan bagi percepatan pembangunan di wilayah perbatasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....