Long Boat Tak Beroperasi, Distribusi Logistik ke Perbatasan Mahulu Terhambat
- 06 Agt 2026 16:54 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Surutnya Sungai Mahakam selama sekitar dua pekan akibat musim kemarau tidak hanya melumpuhkan transportasi sungai, tetapi juga menghambat distribusi logistik ke Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).
Kondisi tersebut menyebabkan pasokan kebutuhan pokok berkurang, datang lebih lambat, dan memicu kekhawatiran masyarakat di wilayah perbatasan tersebut.
Warga Long Pahangai, Margaretha Tubuq, mengatakan, distribusi barang kini tidak lagi berjalan normal karena jalur sungai yang menjadi akses utama sudah sangat dangkal. Kondisi itu membuat angkutan logistik tidak dapat beroperasi seperti biasanya.
“Sekarang long boat sudah tidak berani melintas karena akses di riam sangat terbatas. Speed boat juga sudah tidak ada yang beroperasi karena risikonya cukup tinggi,” kata Tubuq, Kamis 6 Agustus 2026.
Ia mengungkapkan, terhentinya transportasi sungai membuat masyarakat hanya mengandalkan jalur darat untuk distribusi barang. Namun, kondisi jalan menuju Long Pahangai maupun wilayah Kecamatan Long Apari dinilai belum memadai untuk menggantikan fungsi jalur sungai sebagai sarana utama pengangkutan logistik.
“Akibatnya pasokan barang ke kampung menjadi berkurang dan terlambat,” ucapnya.
Tubuq berharap, pemerintah segera mengambil langkah nyata agar kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan tetap terpenuhi. Menurutnya, pemerintah perlu menjamin ketersediaan sembako, BBM, obat-obatan, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga yang tetap terjangkau.
“Kami berharap pemerintah memikirkan solusi agar masyarakat di daerah perbatasan tetap bisa mendapatkan sembako, BBM, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya seperti sedia kala dengan harga yang normal,” ujarnya.
Ia menambahkan, apabila kondisi kemarau terus berlangsung, masyarakat khawatir kesulitan memperoleh kebutuhan pokok akan semakin parah dan aktivitas sehari-hari ikut terganggu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....