Fluktuasi Sungai Mahakam Ganggu Pengolahan Air Tirta Sendawar
- 31 Jul 2026 12:26 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Fluktuasi tinggi muka air Sungai Mahakam, masih menjadi tantangan bagi Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Sendawar Kabupaten Kutai Barat (Kubar), dalam menjaga kestabilan proses pengolahan air bersih untuk pelanggan.
Direktur Perumdam Tirta Sendawar, Untung Surapati, mengatakan perubahan debit air yang terjadi secara tiba-tiba sangat memengaruhi kinerja Instalasi Pengolahan Air (IPA) Royoq. Kondisi tersebut diperparah karena fasilitas pengolahan air saat ini sudah membutuhkan rehabilitasi.
Menurutnya, ketika permukaan Sungai Mahakam mendadak naik maupun turun, petugas harus segera melakukan penyesuaian pada proses pengolahan, agar kualitas air tetap terjaga sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
“Dan itu sangat berpengaruh, apalagi fluktuatif Mahakam itu yang tiba-tiba naik, tiba-tiba turun, itu berpengaruh sekali terhadap pengolahan kita,” kata Untung Surapati, Jumat 31 Juli 2026.
Ia menjelaskan, perubahan kondisi sungai tidak selalu dapat diantisipasi dengan cepat, terutama saat terjadi pada malam hari. Meski petugas piket tetap melakukan pemantauan, perubahan debit air yang mendadak terkadang menyebabkan proses penyesuaian tidak bisa dilakukan secara langsung.
“Anak-anak piket juga tidak 24 jam juga mereka melek kan. Mungkin ada kelewatan sedikit. Nah, ya begitu-begitu pengaruh itu,” ujarnya.
Untung menuturkan, kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab distribusi air kepada pelanggan terkadang belum stabil. Karena itu, rehabilitasi IPA Royoq dinilai penting agar sistem pengolahan air lebih adaptif terhadap perubahan kualitas maupun tinggi muka air Sungai Mahakam.
Melalui peningkatan fasilitas pengolahan air, Perusda Tirta Sendawar berharap pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat semakin optimal, meskipun menghadapi tantangan perubahan kondisi sumber air baku yang terjadi sewaktu-waktu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....