Mahulu Perkuat Edukasi Pengendalian Rabies Bersama Pemerintah dan Masyarakat

  • 29 Jul 2026 14:49 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terus memperkuat upaya pengendalian rabies melalui edukasi kepada masyarakat. Langkah tersebut melengkapi program vaksinasi hewan penular rabies (HPR) yang tengah diperluas untuk mencegah penyebaran penyakit di wilayah Mahakam Ulu.

Edukasi difokuskan pada peningkatan pemahaman masyarakat mengenai bahaya rabies, pentingnya penanganan cepat terhadap korban gigitan hewan, serta pengawasan terhadap hewan penular rabies di lingkungan sekitar. Pemerintah berharap masyarakat lebih waspada dan segera mengambil tindakan apabila menemukan hewan yang diduga terinfeksi rabies.

Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk mengatakan pengendalian rabies tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah. Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, terutama para pemilik hewan peliharaan.

"Keberhasilan pengendalian rabies tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif masyarakat, terutama pemilik hewan peliharaan," kata Suhuk, Rabu, 29 Juli 2026.

Ia mengimbau masyarakat untuk memastikan hewan penular rabies, seperti anjing dan kucing, memperoleh vaksinasi secara berkala. Selain itu, hewan peliharaan juga diminta tidak dilepasliarkan agar risiko penularan penyakit dapat diminimalkan.

Suhuk menambahkan, masyarakat perlu segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hewan yang menunjukkan gejala mengarah pada rabies. Penanganan yang cepat dinilai penting untuk mencegah penyebaran virus sekaligus melindungi keselamatan masyarakat.

"Kami mengimbau agar hewan penular rabies mendapatkan vaksinasi secara berkala, tidak dilepasliarkan, serta segera dilaporkan apabila menunjukkan gejala yang mengarah pada rabies," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu juga mengingatkan masyarakat agar segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gigitan hewan yang diduga terinfeksi rabies. Penanganan sedini mungkin menjadi langkah penting untuk mencegah dampak yang lebih serius terhadap kesehatan.

Melalui kombinasi vaksinasi hewan, edukasi masyarakat, dan pelaporan dini terhadap kasus yang ditemukan, Pemkab Mahakam Ulu optimistis pengendalian rabies dapat berjalan lebih efektif. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dokter hewan, dan masyarakat diharapkan mampu menekan risiko penyebaran rabies serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....