Batoq Kelo Hadapi Keterbatasan Infrastruktur, Kehadiran PLTA Harapan Kemajuan
- 27 Jul 2026 10:11 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu – Kawasan Batoq Kelo, Kabupaten Mahakam Ulu, masih menghadapi berbagai keterbatasan infrastruktur yang memengaruhi aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah daerah mendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batoq Kelo sebagai upaya mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan.
Akses menuju kawasan Batoq Kelo hingga kini masih tergolong sulit. Jalur darat menghadapi medan yang cukup ekstrem, sedangkan transportasi sungai sangat bergantung pada kondisi alam, terutama tinggi muka air Sungai Mahakam yang dapat berubah sesuai musim.
Selain persoalan akses, layanan telekomunikasi di sejumlah wilayah juga belum sepenuhnya memadai. Bahkan, masih terdapat kawasan yang belum terjangkau sinyal komunikasi sehingga membatasi akses masyarakat terhadap layanan informasi, pendidikan, maupun pelayanan publik berbasis digital.
Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan mengatakan masyarakat Batoq Kelo hingga saat ini masih mengandalkan pasokan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal yang dibangun Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
"Masyarakat Batoq Kelo saat ini masih mengandalkan pasokan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal yang dibangun Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur," kata Angela Idang Belawan, Senin 27 Juli 2026.
Menurut Angela, pembangunan PLTA Batoq Kelo diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan yang selama ini dihadapi masyarakat. Kehadiran pembangkit listrik tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperkuat pasokan energi, tetapi juga menjadi pendorong peningkatan infrastruktur pendukung di kawasan tersebut.
"Kami berharap pembangunan PLTA Batoq Kelo dapat menjadi solusi atas berbagai keterbatasan yang masih dihadapi masyarakat, mulai dari penyediaan energi yang lebih andal hingga mendorong peningkatan akses infrastruktur dan layanan dasar di wilayah ini," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu juga berharap proyek strategis tersebut dapat mempercepat pembangunan konektivitas, membuka akses investasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Perbaikan infrastruktur diyakini akan mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan.
Pemkab Mahakam Ulu menilai pembangunan PLTA Batoq Kelo tidak hanya berorientasi pada penyediaan energi terbarukan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengatasi berbagai tantangan pembangunan yang selama ini dihadapi masyarakat. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, proyek tersebut diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi Batoq Kelo dan Kabupaten Mahakam Ulu secara keseluruhan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....