Gelar TTG Kaltim Jadi Wadah Berbagi Inovasi Teknologi Antar Daerah

  • 22 Jul 2026 07:14 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Tahun 2026, menjadi ajang bagi pemerintah kabupaten dan kota untuk berbagi inovasi yang dapat diterapkan dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Taman Budaya Sendawar (TBS), Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), diikuti sembilan dari sepuluh kabupaten dan kota di Kaltim. Kegiatan dibuka Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kaltim, Siti Sugiyanti, Selasa 21 Juli 2026.

Bupati Kubar, Frederick Edwin, mengatakan Gelar TTG bukan sekadar ajang pameran maupun perlombaan inovasi, tetapi menjadi ruang kolaborasi antardaerah untuk saling bertukar pengalaman dalam mengembangkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan besar bagi kami dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan agenda strategis ini. Selamat datang kepada seluruh tamu undangan dan peserta Gelar TTG dari seluruh penjuru Kalimantan Timur di Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” kata Edwin.

Menurutnya, berbagai inovasi yang ditampilkan dalam Gelar TTG diharapkan tidak berhenti sebagai karya pameran, melainkan dapat diadaptasi dan diterapkan di daerah lain sesuai dengan potensi serta kebutuhan masing-masing wilayah.

Ia menilai kolaborasi antardaerah menjadi faktor penting dalam mempercepat lahirnya berbagai solusi inovatif, terutama untuk menjawab tantangan pembangunan di tingkat desa dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Sekali lagi saya menyambut baik dimulainya seluruh rangkaian kegiatan ini. Selamat mengikuti dan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati segala daya upaya kita bersama demi Kalimantan Timur tercinta,” ujarnya.

Pembukaan Gelar TTG XII Kaltim turut dihadiri Wakil Bupati Kubar Nanang Adriani, Wakil Bupati Mahakam Ulu (Suhuk) Suhuk, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, serta perwakilan pemerintah kabupaten dan kota se-Kaltim. Dari sepuluh daerah di Kaltim, Kabupaten Berau menjadi satu-satunya daerah yang tidak mengikuti kegiatan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....