Dekranasda Kubar Tampilkan Kerajinan Unggulan di TTG Kaltim ke-12
- 21 Jul 2026 14:41 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar-Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kutai Barat membuka stand pameran kerajinan khas daerah pada Pembukaan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-12 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang digelar di Taman Budaya Sendawar. Stand tersebut menampilkan berbagai produk unggulan lokal, mulai dari anyaman rotan asal Kampung Eheng hingga kain tumpar dari Kecamatan Jempang.
Ketua Dekranasda Kutai Barat, Maria Christina Mozes Edwin, mengatakan produk kerajinan Kubar mendapat perhatian besar dari pengunjung karena memiliki keunikan dan nilai budaya yang kuat. Menurutnya, antusiasme masyarakat terlihat sejak stand dibuka pada kegiatan TTG Kaltim tersebut.
“Yang menarik, di sini ada perajinnya langsung. Jadi pengunjung bukan hanya bisa membeli produk, tetapi juga bisa belajar cara membuatnya, seperti mini kursus,” kata Maria Christina Mozes Edwin saat ditemui di stand Dekranasda Kubar.
Ia menjelaskan, pengunjung dapat melihat secara langsung proses pembuatan tumpar dari Jempang maupun anyaman rotan dari Eheng. Kehadiran para perajin di lokasi pameran dinilai menjadi daya tarik tersendiri karena memberikan pengalaman interaktif bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat kerajinan tradisional Kutai Barat.
Terkait harga produk, Maria mengakui kerajinan tangan memiliki nilai yang berbeda dibandingkan produk pabrikan. “Kami sedang mempelajari kembali soal harga. Produk ini handmade sehingga tidak bisa begitu saja diturunkan harganya. Karena itu kami akan mencari bahan baku yang lebih terjangkau agar nantinya bisa menghasilkan produk dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat,” ucapnya pada Selasa 21 Juli 2026.
Selain mempromosikan produk lokal, Dekranasda Kubar juga menyiapkan program jangka panjang berupa pembangunan workshop untuk pelatihan membatik dan berbagai kerajinan khas daerah. “Ke depan kami akan membangun workshop untuk pelatihan membatik dan membuka kursus untuk seluruh kerajinan di Kutai Barat. Tujuannya agar terjadi regenerasi perajin, bukan hanya generasi tua, tetapi juga kaum muda bisa ikut melanjutkan kerajinan daerah,” ujarnya.
Maria menambahkan, pelatihan khusus bagi para perajin nantinya akan dipusatkan di Kantor Dekranasda Kutai Barat sebagai tempat pembinaan dan pengembangan keterampilan. Ia juga mengajak para pemuda dan pemudi Kutai Barat untuk aktif mengikuti pelatihan yang akan dibuka Dekranasda agar kerajinan tradisional daerah tetap lestari sekaligus mampu menjadi sumber ekonomi kreatif bagi generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....