Ribuan Penonton Nobar di Mahulu Disuguhi Pangan Lokal Gratis

  • 21 Jul 2026 07:53 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) memanfaatkan momentum nonton bareng (nobar) final Piala Dunia FIFA 2026 di Tribun Ujoh Bilang, Senin 20 Juli 2026 dini hari, sebagai sarana memperkenalkan pangan lokal kepada masyarakat. Kegiatan yang dihadiri ribuan warga itu tidak hanya menghadirkan hiburan olahraga, tetapi juga edukasi tentang konsumsi makanan sehat berbasis hasil pertanian daerah.

Berbeda dengan penyajian makanan cepat saji yang umum ditemukan dalam acara keramaian, panitia menyediakan jagung rebus, ubi rebus, pisang rebus, dan kacang rebus secara gratis bagi para penonton. Hidangan tersebut dapat dinikmati masyarakat selama pertandingan berlangsung.

Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, mengatakan penyediaan makanan tradisional dalam kegiatan yang melibatkan banyak masyarakat merupakan salah satu cara mengangkat kembali potensi pangan lokal. Menurutnya, hasil pertanian daerah memiliki nilai gizi yang baik dan mudah diperoleh masyarakat setempat. “Kami ingin masyarakat semakin mengenal dan bangga mengonsumsi pangan lokal yang ada di daerah sendiri,” ucap Suhuk.

Selain makanan rebus, panitia juga membagikan minuman jahe hangat kepada seluruh penonton. Minuman tersebut disiapkan untuk menambah kenyamanan masyarakat yang menyaksikan pertandingan hingga dini hari sekaligus memperkenalkan alternatif konsumsi yang lebih sehat.

Suhuk menjelaskan makanan rebus layak menjadi pilihan dalam berbagai kegiatan masyarakat karena proses pengolahannya sederhana dan tidak menggunakan banyak minyak. “Pangan lokal seperti ubi, jagung, dan pisang rebus merupakan pilihan yang lebih sehat dibandingkan makanan olahan yang tinggi lemak,” kata Suhuk.

Selama acara berlangsung, banyak warga memanfaatkan jeda pertandingan untuk menikmati hidangan yang disediakan sambil berbincang bersama keluarga dan kerabat. Suasana tersebut memperlihatkan bahwa pangan lokal dapat menjadi bagian dari kegiatan hiburan dan kebersamaan masyarakat.

Melalui kegiatan nobar final Piala Dunia ini, Pemkab Mahulu berharap masyarakat semakin terdorong untuk mengonsumsi hasil pangan daerah. “Kegiatan seperti ini bukan hanya tentang menonton sepak bola, tetapi juga menjadi media edukasi agar masyarakat kembali mencintai pangan lokal dan mendukung produk pertanian daerah,” ujar Suhuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....