Korban Tenggelam di Sungai Mahakam Wilayah Long Iram Ditemukan

  • 21 Jul 2026 07:52 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Tim gabungan berhasil menemukan Dominggus Rukada, pria yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam, Kecamatan Long Iram, Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Informasi sementara, korban ditemukan di wilayah hilir Kampung Bayan, Kecamatan Long Iram, pada Senin 20 Juli 2026 sore, mengakhiri operasi pencarian yang dilakukan sejak sehari sebelumnya.

Kapolsek Long Iram, IPDA Rahmat Rudy, membenarkan bahwa korban telah ditemukan setelah tim gabungan melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Mahakam.

“Ia sudah ditemukan,” ujar IPDA Rahmat Rudy, saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp.

Dijelaskan, sebelumnya korban dilaporkan hilang pada Minggu 19 Juli 2026, sekitar pukul 12.00 WITA. Laporan mengenai kejadian tersebut diterima Polsek Long Iram setelah adanya informasi dari warga tentang seorang pria yang diduga tenggelam di Sungai Mahakam.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa itu terjadi di kawasan Marok, pinggiran Sungai Mahakam, tepatnya di perbatasan Kampung Sukomulyo dan Kampung Long Daliq, Kecamatan Long Iram.

Korban diduga tenggelam saat berusaha menolong rekannya yang terseret gelombang akibat speed boat yang melintas di sungai. Saat memberikan pertolongan, korban diduga ikut terseret arus hingga tenggelam.

“Dari keterangan saksi, korban berupaya menolong rekannya yang terseret gelombang akibat speed boat melintas,” kata IPDA Rahmat.

Lebih lanjut dikatakan, sejak menerima laporan, tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Long Iram, BPBD Kabupaten Kubar, Tim SAR/Basarnas, aparat kampung, relawan, dan masyarakat setempat langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga menyusuri aliran Sungai Mahakam.

“Dari kami di Polsek, ada 10 personel yang diterjunkan untuk membantu proses pencarian,” ucapnya.

Selama proses pencarian, tim menghadapi sejumlah kendala, di antaranya arus Sungai Mahakam yang cukup deras, kedalaman sungai, serta kondisi air yang keruh sehingga menyulitkan proses penyisiran.

Setelah dilakukan pencarian selama hampir satu hari, korban akhirnya berhasil ditemukan. Selanjutnya, korban dievakuasi oleh tim gabungan untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....