DPRD Kubar Ingatkan KONI Transparan Kelola Anggaran Pembinaan Olahraga Atlet
- 17 Jul 2026 06:10 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Anggota DPRD Kutai Barat (Kubar), Nanang Aspian Nur, mengingatkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kubar, agar mengelola anggaran pembinaan olahraga secara transparan dan sesuai ketentuan. Hal itu dinilai penting untuk mencegah munculnya persoalan administrasi maupun temuan dalam pengelolaan keuangan.
Pernyataan tersebut disampaikan Nanang, dalam rapat dengar pendapat (RDP) DPRD Kubar bersama KONI, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Selasa 14 Juli 2026.
Menurut Nanang, penggunaan anggaran harus disertai perencanaan yang matang serta pelaksanaan program yang optimal. Dengan demikian, anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat bagi pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga daerah.
"Kepada Ketua KONI dan seluruh pengurus, dalam menggunakan anggaran harus transparan. Jangan sampai nanti ada temuan. Itu yang kita khawatirkan," kata Nanang.
Ia juga mengingatkan agar setiap program yang direncanakan tidak berhenti sebatas dokumen perencanaan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kegiatan yang berdampak terhadap pembinaan atlet. Selain itu, atlet yang dipilih untuk mengikuti berbagai kejuaraan diharapkan merupakan atlet terbaik hasil seleksi yang objektif.
Nanang menilai kebutuhan anggaran yang disampaikan KONI perlu didukung melalui berbagai sumber pembiayaan yang tetap sesuai dengan regulasi. Salah satunya dengan membangun komunikasi bersama perusahaan yang memiliki legalitas dan beroperasi di Kubar.
"Kalau memang memungkinkan meminta dukungan dari perusahaan, tentu perusahaan yang resmi. Nanti bisa kita duduk bersama dan membahas perusahaan mana yang bisa diajak mendukung pembinaan olahraga," ujarnya.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa setiap bentuk bantuan yang bersumber dari anggaran pemerintah, termasuk melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD, harus mengikuti mekanisme yang berlaku dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
Karena itu, seluruh usulan program perlu dipersiapkan sejak awal agar dapat diproses sesuai tahapan penyusunan anggaran.
Nanang berharap pengelolaan anggaran yang transparan, perencanaan yang matang, serta kepatuhan terhadap regulasi dapat memperkuat pembinaan olahraga di Bumi Tanaa Purai Ngerimaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....