Program EnABLE Perkuat Akses Manfaat Karbon Masyarakat Mahulu Berkelanjutan

  • 07 Jul 2026 16:26 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu mendukung pelaksanaan Program EnABLE (Enhancing Access to Benefits While Lowering Emissions) sebagai bagian dari implementasi Program Pengurangan Emisi (Emission Reduction Program/ERP) di Provinsi Kalimantan Timur. Program tersebut bertujuan memastikan manfaat perlindungan hutan dan upaya penurunan emisi dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat di Mahakam Ulu.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Pertemuan Multi Stakeholder Tingkat Kabupaten untuk Sosialisasi Program EnABLE dalam Mendukung Program Pengurangan Emisi di Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di Balai Adat Ujoh Bilang. Kegiatan itu mempertemukan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, dan para pemangku kepentingan guna memperkuat sinergi pelaksanaan program di tingkat kabupaten.

Program EnABLE juga dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai mekanisme perlindungan hutan dan akses terhadap manfaat dana karbon. Melalui penyediaan informasi, pelatihan, dan penguatan kapasitas, masyarakat diharapkan mampu berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan yang mendukung pengurangan emisi sekaligus meningkatkan kesejahteraan.

Project Team Leader EnABLE Kemitraan, Ade Siti Barokah mengatakan Program EnABLE merupakan bagian dari dukungan terhadap implementasi Program Pengurangan Emisi di Kalimantan Timur dan bukan merupakan program yang berdiri sendiri. Pada tahap awal, program akan berjalan selama sembilan bulan di Kabupaten Mahakam Ulu.

"Program EnABLE merupakan program pendukung implementasi Program Pengurangan Emisi di Kalimantan Timur, bukan program yang berdiri sendiri. Selama sembilan bulan ke depan kami akan bekerja bersama organisasi masyarakat sipil (CSO) di 10 kampung di Kecamatan Long Pahangai," ujar Ade Siti Barokah, Selasa, 07 Juli 2026.

Ia mengatakan, pendampingan akan difokuskan pada pengembangan kegiatan ekonomi ramah lingkungan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung upaya penurunan emisi. Sejumlah potensi lokal seperti budidaya madu hutan, penghijauan, pengembangan kakao, kopi, dan berbagai potensi desa lainnya akan menjadi bagian dari penguatan ekonomi berbasis sumber daya alam berkelanjutan.

"Kami ingin mendukung desa dan kelompok masyarakat mengembangkan usaha yang ramah lingkungan, seperti budidaya madu hutan, penghijauan, penguatan komoditas kakao, kopi, serta potensi lokal lainnya sehingga manfaat ekonomi dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga hutan," katanya.

Sementara itu, Asisten III Sekretariat Kabupaten Mahakam Ulu, Kristina Tening, menyampaikan bahwa pemerintah daerah menyambut baik pelaksanaan Program EnABLE karena sejalan dengan komitmen Mahakam Ulu dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui skema pembangunan rendah emisi.

Menurutnya, keberhasilan implementasi program sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, organisasi masyarakat sipil, dan seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, sinergi yang telah dibangun melalui forum multi stakeholder diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan Program Pengurangan Emisi di tingkat kampung.

"Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berkomitmen mendukung pelaksanaan Program EnABLE sebagai bagian dari implementasi Program Pengurangan Emisi di Provinsi Kalimantan Timur sehingga manfaat perlindungan hutan dapat dirasakan masyarakat secara berkeadilan," ucap Kristina Tening.

Melalui pelaksanaan Program EnABLE, Mahakam Ulu diharapkan mampu memperkuat pengelolaan hutan yang berkelanjutan, memperluas akses masyarakat terhadap manfaat dana karbon, sekaligus mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi hijau yang berkontribusi pada penurunan emisi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....