Layung Farm Siap Bantu Serap Hasil Panen Jagung Petani Kutai Barat
- 02 Jul 2026 07:22 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Ormas Ketahanan Pangan Layung Farm memastikan hasil produksi jagung petani di Kutai Barat (Kubar) memiliki peluang pasar yang terbuka melalui skema penyerapan hasil panen.
Pengurus Ormas Ketahanan Pangan Layung Farm, Agus Herawan, mengatakan pihaknya siap membantu penyerapan hasil panen petani selain jalur penjualan ke Bulog.
Menurutnya, kepastian pasar menjadi faktor penting dalam mendorong minat masyarakat mengembangkan komoditas jagung, karena petani tidak hanya membutuhkan lahan dan sarana produksi, tetapi juga jaminan pemasaran hasil panen yang menguntungkan.
“Saya pastikan harga jagung itu tidak akan murah,” kata Agus, Rabu 1 Juli 2026.
Selain fokus pada pemasaran hasil panen, Layung Farm juga mengembangkan konsep integrated farming bersama TNI-Polri dan sejumlah Perusahaan swasta di kawasan industrial farming Kecamatan Siluq Ngurai dengan luasan sekitar 50 hektare.
Konsep tersebut mengintegrasikan peternakan ayam, pertanian jagung, hortikultura, kolam ikan, hingga peternakan kambing dalam satu ekosistem yang saling mendukung.
“Layung Farm dengan Polri itu khususnya di jagung dan TNI, yaitu pemelihara ayam. Jadi industrial farming ini keren, semuanya ada di sana. Jadi dia integrated farming, Kandang ayam menghasilkan pupuk, pupuk diberikan ke tanaman, lalu jagung nantinya menjadi pakan ayam,” ujar Agus.
Ia menilai model pertanian terintegrasi tersebut dapat menciptakan efisiensi biaya produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....