Pemkab Mahulu Perkuat Pendataan Pendidikan Anak Tidak Sekolah Melalui Pelatihan
- 30 Jun 2026 19:29 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu menggelar Pelatihan Operator Anak Tidak Sekolah (ATS) Desa dan Sekolah se-Kabupaten Mahakam Ulu Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat sistem pendataan dan penanganan anak yang belum mengenyam pendidikan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia sebagai pondasi utama mewujudkan visi “Mahulu Melaju: Maju, Merata, dan Berkelanjutan.”
Pelatihan ini diikuti oleh operator dari desa dan satuan pendidikan yang memiliki peran penting dalam menghimpun, memverifikasi, dan memperbarui data ATS. Data yang akurat diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan serta langkah intervensi yang tepat untuk memastikan setiap anak memperoleh hak atas pendidikan.
Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu menilai pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka peluang kerja, serta memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Karena itu, keberadaan Anak Tidak Sekolah dipandang bukan sekadar persoalan administrasi atau data, melainkan tantangan nyata pembangunan daerah yang memerlukan penanganan secara serius, terstruktur, dan berkelanjutan.
Dirilis dari prokopim.mahakamulukab.go.id, Sekretaris Daerah Mahakam Ulu, Stephanus Madang menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memperkuat sistem pendataan dan penanganan ATS hingga ke tingkat kampung dan sekolah agar seluruh anak usia sekolah dapat terjangkau oleh layanan pendidikan.
"Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pendataan dan penanganan Anak Tidak Sekolah hingga ke tingkat kampung dan sekolah sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)," ujar Stephanus Madang, Selasa, 30 Juni 2026.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kampung, sekolah, dan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar penanganan ATS berjalan efektif. Melalui koordinasi yang baik, setiap anak yang belum bersekolah dapat segera teridentifikasi dan memperoleh pendampingan sesuai kebutuhan.
"Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan daerah. Oleh karena itu, pendataan ATS harus dilakukan secara akurat agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar mampu menjangkau anak-anak yang membutuhkan layanan pendidikan," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....