Menyumpit dan Begasing Semarakkan Hari Bhayangkara Ke-80 di Mahulu

  • 18 Jun 2026 18:17 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati pada 1 Juli mendatang, Polres Mahakam Ulu menggelar berbagai perlombaan olahraga tradisional, yakni menyumpit dan begasing. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan yang mengangkat nilai budaya lokal sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Perlombaan yang diikuti berbagai kalangan ini diselenggarakan dengan mengedepankan nilai sportivitas serta pelestarian kearifan lokal. Melalui kegiatan tersebut, Polres Mahakam Ulu bersama pemerintah daerah ingin menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk terus mengenal dan mempertahankan budaya warisan leluhur.

Kapolres Mahakam Ulu, AKBP Eko Alamsyah mengatakan, olahraga tradisional memiliki nilai budaya yang harus dijaga di tengah pesatnya perkembangan olahraga modern yang semakin beragam dan inovatif.

“Pelestarian kompetisi olahraga tradisional ini merupakan salah satu upaya menjaga budaya daerah di tengah semakin maraknya olahraga modern yang terus berinovasi. Kami ingin warisan leluhur tetap hidup dan dikenal oleh masyarakat,” ujar AKBP Eko Alamsyah, Kamis, 18 Juni 2026.

Menurutnya, menyumpit dan begasing bukan sekadar permainan tradisional, melainkan bagian dari identitas masyarakat Mahakam Ulu yang memiliki nilai sejarah, ketangkasan, serta kebersamaan. Karena itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi agenda yang terus dikembangkan pada berbagai momentum daerah.

“Melalui kegiatan ini, generasi muda dapat mengenal budaya peninggalan leluhur yang patut dilestarikan sebagai identitas daerah, sekaligus menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai budaya lokal,” katanya.

Dengan menggabungkan unsur olahraga, budaya, dan kebersamaan, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Mahakam Ulu diharapkan tidak hanya mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam melestarikan kearifan lokal sebagai bagian dari jati diri daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....