Libur Sekolah, Pelabuhan Melak Dipadati Penumpang Kapal Sungai

  • 17 Jun 2026 09:09 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Memasuki masa libur sekolah, permintaan tiket kapal sungai rute Melak menuju Samarinda mengalami peningkatan di Pelabuhan Melak, Kecamatan Melak, Kabupaten Kutai Barat (Kubar).

Tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi sungai bahkan membuat sejumlah kapal menolak penumpang karena kapasitas telah penuh.

Pantauan di Pelabuhan Melak, Selasa 16 Juni 2026 sore, ratusan penumpang dari berbagai kalangan tampak memadati area keberangkatan menuju Kota Samarinda.

Salah seorang penumpang, Henry Situmorang, mengatakan tingginya jumlah penumpang terlihat dari sulitnya memperoleh tiket, khususnya untuk tempat di bagian atas kapal.

“Pesan tiket harus jauh-jauh hari baru bisa dapat tempat di bagian atas. Bahkan ada kapal yang sampai menolak penumpang karena kapasitas sudah penuh,” kata Henry.

Menurutnya, meningkatnya jumlah pengguna transportasi sungai harus diimbangi dengan pengawasan keselamatan yang lebih ketat. Ia mengingatkan operator kapal agar tidak mengangkut penumpang maupun barang melebihi kapasitas yang ditentukan.

“Jangan sampai kapal sarat penumpang maupun barang. Kondisi kapal juga harus rutin diperiksa kelayakannya agar tidak sampai memakan korban,” ujar Henry.

Namun demikian, Ia mengapresiasi pelaku usaha jasa transportasi sungai tersebut, karena tarif angkutan kapal hingga saat ini belum mengalami kenaikan.

“Sampai sekarang tarif masih tetap Rp150 ribu untuk bagian bawah dan Rp180 ribu untuk bagian atas. Ini tentu membantu masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, penumpang lainnya, Robiyanto Mancong, warga Kampung Belempung Ulaq, Kecamatan Barong Tongkok, mengaku lebih memilih transportasi sungai dibandingkan jalur darat untuk bepergian ke Samarinda.

“Kalau naik kapal lebih santai dan bisa beristirahat selama perjalanan," kata Robi.

Menurutnya, selama kondisi sejumlah ruas jalan di jalur Trans Kalimantan Timur (Kaltim) belum sepenuhnya membaik, transportasi sungai masih menjadi pilihan banyak masyarakat untuk melakukan perjalanan ke ibu kota provinsi.

"Lewat jalur darat, perjalanan cukup melelahkan karena masih ada beberapa ruas jalan yang kondisinya rusak,” ujar Robi.

Seperti diketahui, perjalanan menggunakan kapal sungai dari Melak menuju Samarinda ditempuh dalam waktu sekitar 14 hingga 16 jam.

Selama perjalanan, penumpang dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia, termasuk tempat istirahat serta layanan makanan dan minuman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....