DPRD Mahulu Perjuangkan Dukungan Anggaran Pusat Demi Percepatan Pembangunan

  • 01 Jun 2026 15:24 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - DPRD Kabupaten Mahakam Ulu terus berupaya memperjuangkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat guna mendukung percepatan pembangunan di wilayah perbatasan tersebut. Langkah itu dilakukan di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada sejumlah program pembangunan daerah.

Ketua DPRD Mahakam Ulu, Devung Paran mengatakan daerah-daerah yang masih membutuhkan dukungan anggaran besar perlu diberikan ruang dan toleransi oleh pemerintah pusat. Menurutnya, kondisi setiap daerah berbeda sehingga kebijakan penganggaran perlu mempertimbangkan kebutuhan pembangunan masing-masing wilayah.

“Kami tetap memperjuangkan supaya ada toleransi dari pemerintah pusat agar daerah-daerah tidak lagi mengalami pemangkasan anggaran,” ujarnya, Senin, 1 Juni 2026.

Ia menilai Mahakam Ulu masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan, baik pada sektor infrastruktur maupun pengembangan sumber daya manusia. Karena itu, dukungan anggaran yang memadai dinilai sangat penting untuk mengejar pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, kebutuhan pembangunan di Mahakam Ulu masih cukup besar mengingat luas wilayah dan kondisi geografis yang menuntut biaya pembangunan lebih tinggi dibandingkan daerah lain. Berbagai program strategis yang telah direncanakan juga memerlukan dukungan pendanaan yang berkelanjutan.

“Karena kabupaten kita masih sangat membutuhkan anggaran untuk pembangunan, baik pengembangan sumber daya manusia maupun pembangunan infrastruktur,” kata Devung.

DPRD Mahakam Ulu berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian khusus terhadap daerah-daerah yang masih dalam tahap percepatan pembangunan. Dengan dukungan anggaran yang memadai, berbagai program prioritas di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan optimal demi meningkatkan kualitas hidup warga Mahakam Ulu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....