Pemkab Mahulu Mutakhirkan Indeks Desa untuk Pembangunan Kampung Berkelanjutan
- 31 Mei 2026 19:22 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menggelar Sosialisasi Pemutakhiran Indeks Desa Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat basis data pembangunan kampung. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan guna memastikan proses pendataan berjalan optimal dan menghasilkan informasi yang akurat.
Indeks Desa merupakan instrumen penting yang digunakan untuk mengukur tingkat perkembangan dan kemandirian kampung. Data yang dihimpun melalui pemutakhiran tersebut menjadi acuan dalam melihat kondisi riil desa, baik dari aspek sosial, ekonomi, lingkungan, maupun tata kelola pemerintahan.
Dilansir dari ppid.mahakamulukab.go.id, Sekretaris Daerah Kabupaten Mahakam Ulu, Stephanus Madang menekankan seluruh pihak yang terlibat harus memahami pentingnya kualitas data yang disampaikan. Menurutnya, ketepatan data akan berpengaruh langsung terhadap berbagai kebijakan pembangunan yang dirancang pemerintah.
“Proses penginputan data harus dilakukan secara serius, tepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data yang diinput nantinya menjadi dasar pemerintah pusat maupun daerah dalam menentukan arah kebijakan pembangunan, penyaluran program, serta capaian pembangunan kampung,” ujar Stephanus Madang, Minggu, 31 Mei 2026.
Ia menjelaskan, hasil pemutakhiran Indeks Desa tidak hanya digunakan untuk memetakan tingkat kemajuan kampung, tetapi juga menjadi dasar dalam menentukan prioritas program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, validitas data menjadi faktor yang sangat menentukan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, pemerintah daerah berharap seluruh aparatur kampung dan operator pendataan memiliki pemahaman yang sama terkait mekanisme pengisian serta verifikasi data. Dengan demikian, proses pemutakhiran dapat berjalan efektif dan menghasilkan informasi yang kredibel.
“Indeks Desa bukan sekadar angka atau laporan administrasi, tetapi menjadi gambaran nyata kondisi kampung yang akan menentukan berbagai kebijakan pembangunan ke depan. Karena itu, seluruh pihak harus berkomitmen menyajikan data yang benar dan sesuai kondisi di lapangan,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....