Disdikbud Mahulu Tutup Sosialisasi SPMB SD Se-Kabupaten

  • 31 Mei 2026 15:22 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mahakam Ulu resmi menutup kegiatan Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar se-Kabupaten Mahakam Ulu. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, dan diikuti oleh kepala sekolah serta tenaga pendidik dari berbagai wilayah di Mahulu.

Sosialisasi digelar sebagai upaya memberikan pemahaman kepada satuan pendidikan mengenai mekanisme pelaksanaan SPMB yang akan diterapkan pada tahun ajaran baru. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh informasi terkait tata cara pendaftaran, pengelolaan data, hingga penggunaan sistem digital dalam proses penerimaan murid.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mahakam Ulu, Samson Batang mengatakan penerapan sistem digital dalam SPMB merupakan kebijakan pemerintah pusat yang harus dilaksanakan oleh seluruh daerah sebagai bagian dari transformasi layanan pendidikan.

“Penerapan sistem digital SPMB merupakan kebijakan pemerintah pusat yang wajib dilaksanakan daerah guna memastikan seluruh data peserta didik terdaftar dan terdokumentasi dengan baik melalui aplikasi yang telah disiapkan,” ujar Samson Batang, Minggu, 31 Mei 2026.

Menurutnya, penggunaan sistem digital akan membantu meningkatkan akurasi data peserta didik sekaligus mempermudah proses pengelolaan administrasi penerimaan murid baru. Selain itu, sistem tersebut juga diharapkan dapat menciptakan proses penerimaan yang lebih transparan dan akuntabel.

Selama kegiatan sosialisasi, peserta diberikan kesempatan untuk memahami berbagai tahapan pelaksanaan SPMB serta menyampaikan pertanyaan terkait kendala yang berpotensi dihadapi di lapangan. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan penerimaan murid baru dapat berjalan lebih efektif dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap seluruh satuan pendidikan dapat memahami dan menerapkan sistem ini dengan baik sehingga proses penerimaan murid baru berjalan lancar, tertib, dan seluruh data peserta didik dapat terintegrasi secara optimal dalam sistem pendidikan nasional,” kata Samson.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....