Pemkab Mahulu Ajak Masyarakat Lestarikan Adat Uman Untat Warisan Leluhur

  • 31 Mei 2026 15:24 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya Dayak Kenyah melalui pelaksanaan Adat Uman Untat yang digelar sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen masyarakat. Tradisi tersebut juga menjadi sarana mempererat persatuan dan kebersamaan antarwarga.

Adat Uman Untat merupakan salah satu warisan budaya yang masih terus dipertahankan oleh masyarakat di Mahakam Ulu. Selain memiliki nilai adat yang kuat, tradisi ini juga menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Dayak yang diwariskan secara turun-temurun.

Pemerintah daerah menilai pelestarian budaya lokal memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta penghormatan terhadap leluhur yang telah mewariskan tradisi pertanian kepada generasi saat ini.

Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk mengatakan Adat Uman Untat tidak hanya menjadi perayaan panen, tetapi juga momentum untuk memperkuat hubungan sosial dan persatuan di tengah masyarakat.

“Pelaksanaan Adat Uman Untat merupakan bentuk rasa syukur atas hasil panen yang telah diperoleh masyarakat sekaligus wujud pelestarian budaya Dayak Kenyah yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ujar Suhuk, Minggu, 31 Mei 2026.

Menurutnya, semangat kebersamaan yang tercermin dalam tradisi tersebut menjadi modal penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera. Karena itu, nilai-nilai yang terkandung dalam adat harus terus dipertahankan di tengah perkembangan zaman.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus mensyukuri hasil panen yang diperoleh dan menjadikan momentum panen sebagai penguat kebersamaan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat. Dengan persatuan yang kuat, kita dapat menjaga budaya sekaligus membangun Mahakam Ulu yang lebih baik,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....