Wabup Mahulu Apresiasi Semangat Petani Jaga Tradisi Agraris Leluhur

  • 31 Mei 2026 15:26 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Wakil Bupati Mahakam Ulu, Suhuk memberikan apresiasi kepada para petani yang terus menjaga tradisi bercocok tanam sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat Dayak. Menurutnya, sektor pertanian tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi cerminan identitas dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan panen padi dan syukuran panen yang digelar masyarakat di Kabupaten Mahakam Ulu. Kegiatan itu menjadi momentum untuk menghargai perjuangan para petani yang selama ini mengelola lahan pertanian di tengah berbagai tantangan.

Suhuk menilai semangat masyarakat dalam bertani menunjukkan bahwa nilai-nilai agraris masih melekat kuat dalam kehidupan masyarakat Dayak. Hal tersebut terlihat dari konsistensi warga dalam mempertahankan tradisi pertanian yang telah menjadi bagian dari budaya lokal.

“Setiap keringat yang jatuh dari para petani merupakan bukti nyata bahwa masyarakat Dayak memiliki jiwa agraris yang kuat dan terus menjaga tradisi leluhur yang telah diwariskan dari generasi ke generasi,” ujar Suhuk, Minggu, 31 Mei 2026.

Ia mengakui bahwa hasil panen tahun ini belum sepenuhnya sesuai dengan harapan masyarakat. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor alam yang tidak dapat dikendalikan, sehingga berdampak pada produktivitas pertanian di sejumlah wilayah.

Meskipun demikian, pemerintah daerah menilai kerja keras dan dedikasi para petani tetap menjadi aset penting dalam menjaga ketahanan pangan serta keberlangsungan tradisi pertanian di Mahakam Ulu. Karena itu, dukungan terhadap sektor pertanian akan terus menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Hasil panen tahun ini mungkin belum sepenuhnya sesuai harapan akibat faktor alam yang tidak dapat kita kendalikan. Namun kerja keras para petani tetap menjadi hal yang sangat berharga dan patut kita apresiasi karena mereka telah berjuang menjaga pangan dan melestarikan tradisi pertanian daerah,” ucap Suhuk.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....