Ritual Adat Nebukoq Penanda Berakhirnya Masa Panen Padi di Mahulu

  • 30 Mei 2026 09:48 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Masyarakat Dayak di Kabupaten Mahakam Ulu setiap tahun menggelar ritual adat Nebukoq pada 28 Mei sebagai penanda berakhirnya masa panen padi ladang kering. Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut juga menjadi wujud rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh setelah melalui proses bercocok tanam selama berbulan-bulan.

Ritual Nebukoq masih dilaksanakan oleh masyarakat adat, khususnya di Kampung Ujoh Bilang, sebagai bagian dari upaya menjaga nilai budaya dan kearifan lokal yang telah menjadi identitas masyarakat Dayak sejak dahulu. Kegiatan tersebut biasanya diisi dengan doa adat, syukuran, dan berbagai rangkaian prosesi tradisional.

Kepala Adat Kampung Ujoh Bilang, Amundus Lah mengatakan masyarakat Dayak memiliki sejumlah aturan dan pantangan adat yang harus dipatuhi sejak awal membuka ladang hingga masa panen tiba. Ketentuan tersebut diyakini menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.

“Sejak awal membuka ladang hingga masa panen, masyarakat Dayak memiliki berbagai pantangan dan aturan adat yang wajib dipatuhi agar hasil panen yang diperoleh melimpah,” kata Amundus Lah, Sabtu, 30 Mei 2026.

Menurutnya, setiap tahapan dalam kegiatan berladang memiliki makna tersendiri dan selalu diiringi dengan pelaksanaan ritual adat. Tradisi tersebut tidak hanya bertujuan memohon hasil panen yang baik, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur dan alam yang menjadi sumber kehidupan masyarakat.

“Nebukoq merupakan salah satu ritual adat yang wajib dilaksanakan oleh para petani di wilayah kami. Tradisi ini menjadi penutup rangkaian kegiatan berladang sekaligus ungkapan syukur atas hasil panen yang diberikan,” ujarnya.

Nebukoq menjadi salah satu ritual yang wajib dilaksanakan setelah seluruh proses panen selesai. Melalui ritual tersebut, masyarakat berkumpul untuk mengungkapkan rasa syukur sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga yang selama ini bekerja bersama dalam aktivitas pertanian.

Hingga kini, ritual Nebukoq tetap dipertahankan sebagai bagian dari warisan budaya yang terus dijaga oleh masyarakat Dayak di Mahakam Ulu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....