Kampung Lutan Produksi Pakan Mandiri Tekan Biaya Operasional

  • 23 Apr 2026 10:24 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Pemerintah Kampung Lutan, Kecamatan Long Hubung, Kabupaten Mahakam Ulu terus berinovasi dalam mendukung program ketahanan pangan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan memproduksi pakan ternak secara mandiri dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal.

Inovasi ini bertujuan untuk menekan biaya produksi yang selama ini cukup tinggi akibat ketergantungan pada pakan dari luar daerah. Dengan memanfaatkan dedak dan jagung, masyarakat dapat mengurangi beban pengeluaran dalam usaha peternakan.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan hasil produksi, khususnya pada sektor peternakan ayam petelur yang menjadi salah satu andalan kampung. Ketersediaan pakan yang lebih terjangkau diharapkan mampu meningkatkan produktivitas secara signifikan.

Kepala Desa Lutan, Sukarni Jaya, mengatakan bahwa langkah tersebut diambil untuk mengatasi tingginya biaya operasional peternakan. Menurutnya, inovasi ini menjadi solusi yang efektif bagi masyarakat.

“Kalau terus mengandalkan pakan dari luar, biayanya besar. Sekarang kita coba olah sendiri. Dedak kita punya, tinggal tanam jagung, dan beli konsentrat,” ujarnya, Kamis, 23 April 2026.

Sukarni menjelaskan bahwa penghematan biaya yang dihasilkan cukup signifikan. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi para peternak di Kampung Lutan.

“Penghematannya cukup besar, dari sekitar 400 turun ke 300 ribu rupiah per karung,” ucapnya.

Selain menekan biaya, produksi pakan mandiri juga mendorong pemanfaatan potensi lokal secara optimal. Masyarakat menjadi lebih mandiri dan tidak bergantung sepenuhnya pada pasokan dari luar.

Dengan adanya inovasi ini, diharapkan sektor peternakan di Kampung Lutan dapat terus berkembang. Langkah tersebut sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat serta mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan di wilayah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....