Pengadaan Kendaraan Bandara Mahulu Sesuai Standar Resmi Aturan Pemerintah

  • 26 Mar 2026 07:39 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menegaskan bahwa pengadaan kendaraan operasional untuk Bandar Udara Ujoh Bilang bukanlah bentuk pemborosan anggaran, seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memenuhi standar operasional bandara agar dapat berfungsi secara optimal.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Mahakam Ulu, Ferry Anwar Marpaung, menyebutkan bahwa pengadaan fasilitas tersebut memiliki dasar yang jelas sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menjelaskan bahwa salah satu persyaratan dalam proses registrasi Bandar Udara Ujoh Bilang merupakan tersedianya kendaraan operasional berupa foam tender tipe 5 dan ambulans pada kategori 5. Kedua fasilitas ini menjadi standar wajib dalam aspek keselamatan penerbangan.

“Foam tender tipe 5 dan ambulans kategori 5 merupakan persyaratan utama dalam registrasi bandara. Pengadaan ini bukan tanpa dasar, tetapi mengikuti ketentuan teknis yang telah ditetapkan,” ujar Ferry, Kamis, 26 Maret 2026.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pengadaan kendaraan tersebut memiliki nilai sekitar Rp7 miliar. Proses pengadaan dilakukan melalui sistem e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dengan mengacu pada spesifikasi dari Kementerian Perhubungan.

Keberadaan fasilitas ini dinilai sangat penting untuk menjamin keselamatan penerbangan, termasuk dalam penanganan kondisi darurat di area bandara. Selain itu, kendaraan operasional tersebut juga mendukung kesiapan operasional Bandar Udara Ujoh Bilang ke depan.

“Pengadaan ini juga telah melalui proses perencanaan yang matang serta mengikuti regulasi yang berlaku. Kami pastikan semua tahapan dilakukan secara transparan dan akuntabel,” katanya.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar. Masyarakat diharapkan dapat memahami bahwa setiap kebijakan pengadaan telah melalui kajian dan prosedur yang sesuai aturan.

Dengan demikian, pengadaan kendaraan operasional ini diharapkan mampu meningkatkan standar keselamatan sekaligus memperkuat fungsi Bandar Udara Ujoh Bilang sebagai infrastruktur transportasi penting di Mahakam Ulu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....