DPRD Mahulu Apresiasi Gubernur Kaltim Soal Infrastruktur Jalan Perbatasan
- 28 Feb 2026 17:54 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - DPRD Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) memberikan apresiasi tinggi kepada Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, atas perhatian dan campur tangan pemerintah provinsi dalam pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Mahulu.
Wakil Ketua II DPRD Mahulu, Desiderius Dalung Lasah, mengatakan dukungan yang diberikan orang nomor satu di Kaltim tersebut telah memberikan dampak positif, khususnya pembangunan jalan dari Kutai Barat (Kubar) menuju Mahulu yang dilaksanakan pada 2025 lalu.
“Terima kasih kepada Pak Gubernur, karena sudah memperhatikan Mahakam Ulu, khususnya pembangunan jalan Kubar hingga Mahulu dengan anggaran yang cukup besar pada tahun 2025. Dampaknya sudah kami rasakan,” kata Desi, Sabtu 28 Februari 2026.

Masih Perlu Perhatian Lebih
Meski demikian, Ia mengatakan, masih ada ruas jalan strategis yang perlu menjadi prioritas perhatian pemerintah provinsi dan pusat yakni Long Bagun menuju Long Pahangai hingga batas Kalimantan Barat (Kalbar).
Kondisi akses jalan di dua kecamatan perbatasan ini masih sulit, dimana wilayah tersebut dihuni sekitar 15 ribu jiwa. Ruas jalan Long Bagun hingga Sungai Palu (Long Pahangai) menjadi kewenangan Provinsi Kaltim, sementara Long Pahangai menuju batas Kalbar masuk kewenangan pemerintah pusat.
Desi menambahkan, terkait rencana pembangunan ruas Long Pahangai menuju Long Boh. Ia berharap agar ruas ini dipertimbangkan ulang Pemprov Kaltim dan Pusat, karena tidak terdapat aktivitas masyarakat yang signifikan, sehingga prioritas pembangunan lebih diarahkan ke jalur yang benar-benar dimanfaatkan warga sehari-hari.
“Dari Long Pahangai menuju Long Boh, tolong dikaji ulang karena tidak ada pergerakan Masyarakat di sana. Yang ada pergerakan manusianya, dari sebelah kiri mudik Mahakam, dari Long bagun menuju Long Pahangai hingga batas Kalbar,” ucapnya.

Harap Gubernur Datang ke Wilayah Perbatasan
Desi menilai pembangunan jalan perbatasan penting untuk menunjang mobilitas masyarakat, distribusi bahan pokok, serta akses pendidikan dan layanan kesehatan yang selama ini terkendala oleh kondisi geografis.
Karena melihat perhatian provinsi yang cukup baik dirasakan sejauh ini, Desi berharap agar Gubernur Kaltim dapat berkunjung ke dua kecamatan perbatasan, yakni Long Pahangai dan Long Apari, untuk meninjau kondisi jalan serta memberi dukungan langsung bagi percepatan pembangunan di wilayah yang selama ini kesulitan akses.
“Dengan perhatian berkelanjutan dari Gubernur dan harapan adanya perhatian serius dari pemerintah pusat, kami optimis pembangunan jalan yang optimal dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal, membuka akses sosial, meningkatkan kualitas hidup warga, dan mendukung pemerataan pembangunan di seluruh wilayah perbatasan,” ujar Desi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....