Sekolah Dituntut Perkuat Karakter Siswa di tengah Pembelajaran Dasar AI

  • 30 Mei 2026 08:01 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Samarinda - Dunia pendidikan saat ini mulai diarahkan untuk memperkenalkan pembelajaran dasar koding dan kecerdasan buatan (AI) kepada peserta didik sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi yang mampu menghadapi perkembangan teknologi. Namun, penerapan materi tersebut tetap diimbangi dengan penguatan pendidikan karakter agar siswa memiliki akhlak dan perilaku yang baik di tengah masyarakat.

Kepala SDN 008 Samarinda Ulu, Siti Hadijah Abdul Hadi mengatakan pengenalan dasar koding dan kecerdasan buatan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknologi, tetapi juga harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter peserta didik sejak usia dini.

Menurutnya, sekolah tetap menempatkan pendidikan moral, agama, disiplin, dan sikap saling menghormati sebagai fondasi utama dalam proses pembelajaran sehari-hari. Nilai-nilai tersebut diterapkan dalam berbagai kegiatan sekolah guna membentuk kepribadian siswa yang bertanggung jawab.

“Pembelajaran dasar koding dan kecerdasan buatan merupakan bagian dari perkembangan pendidikan saat ini, tetapi kami tetap menanamkan karakter, disiplin, sopan santun, serta pendidikan moral dan agama kepada seluruh peserta didik,” kata Siti Hadijah Abdul Hadi, Sabtu, 30 Mei 2026.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi tidak boleh menggeser nilai-nilai budaya, adat istiadat, maupun etika yang hidup di lingkungan masyarakat. Karena itu, sekolah berupaya memastikan siswa mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Selain melalui kegiatan belajar mengajar, penguatan karakter juga dilakukan melalui pembiasaan sikap hormat kepada guru, orang tua, dan sesama teman. Sekolah menilai pendidikan karakter menjadi bekal penting agar siswa dapat berinteraksi dengan baik di lingkungan sosialnya.

“Harapannya, anak-anak tidak hanya cerdas dalam memahami teknologi dan kecerdasan buatan, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, menghargai orang lain, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sopan santun dan adat istiadat yang berlaku di masyarakat,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....