Ismail Thomas Sebut Budaya Penentu Arah Masa Depan Generasi
- 26 Mei 2026 11:04 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Tokoh masyarakat Kutai Barat (Kubar), Ismail Thomas menegaskan pelestarian budaya tidak boleh dipandang sekadar menjaga warisan masa lalu, melainkan menjadi bagian penting dalam menentukan arah masa depan generasi penerus.
Pernyataan itu disampaikannya usai menerima Anugerah Naga Sasra dari Kementerian Kebudayaan RI melalui Award SNKI atas kontribusinya dalam mendukung pelestarian budaya dan tradisi lokal, tahun 2026 ini.
Menurut Bupati Kubar periode 2006-2016 tersebut, budaya memiliki peran penting dalam menjaga identitas suatu daerah di tengah derasnya arus modernisasi yang terus berkembang.
“Budaya adalah kemudi sebuah peradaban. Jika kita membiarkan Mandau dan tradisi leluhur kita punah, kita sedang menghapus jejak sejarah kita sendiri di masa depan,” kata Thomas, Senin 25 Mei 2026.
Ia mengatakan, tantangan pelestarian budaya saat ini semakin besar karena minat generasi muda terhadap tradisi lokal mulai mengalami penurunan, termasuk pada seni pembuatan Mandau.
Padahal, pembuatan Mandau membutuhkan keterampilan tinggi dan proses panjang, mulai dari penempaan bilah besi hingga seni ukiran yang sarat nilai budaya.
Karena itu, Thomas menilai diperlukan dukungan bersama agar pelaku seni tradisi tetap memiliki ruang untuk berkarya sekaligus melakukan regenerasi kepada generasi muda.
Selain menjadi simbol penghargaan, Anugerah Naga Sasra juga diharapkan mampu meningkatkan perhatian masyarakat terhadap pentingnya menjaga warisan budaya daerah agar tetap hidup dan berkembang di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....