Reog Ponorogo Meriahkan Ruang Publik Bendungan Sepaku Semoi
- 31 Mar 2026 19:15 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sepaku - Bendungan Sepaku Semoi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) kini mulai berfungsi sebagai ruang publik yang hidup bagi masyarakat. Infrastruktur penyedia air baku ini bertransformasi menjadi pusat interaksi sosial yang menyedot perhatian banyak pengunjung setiap harinya.
Kemeriahan suasana semakin memuncak saat pertunjukan Reog Ponorogo digelar dan diserbu oleh antusiasme masyarakat yang ingin menonton secara langsung. Warga berbondong-bondong memadati area sekitar bendungan demi menyaksikan atraksi seni tradisional yang sangat ikonik tersebut.
Aksi memukau tersebut dibawakan oleh kelompok Singo Joyo Nusantoro yang merupakan komunitas seni warga asal Ponorogo. Para pemain dan penggiat seni ini diketahui telah lama menetap serta berdomisili di Desa Argomulyo, Kecamatan Sepaku.
Penasihat Kelompok, Senen, mengungkapkan bahwa kehadiran mereka di tanah Kalimantan bermula dari sejarah panjang program transmigrasi. "Dulu warganya transmigrasi dari Ponorogo, supaya tidak punah, budaya ini tetap dijalankan di sini," katanya, Selasa, 31 Maret 2026.
Pertunjukan ini tidak sekadar hiburan semata, melainkan menjadi upaya nyata dalam menjaga identitas budaya di tengah modernitas IKN. Nilai-nilai luhur dari daerah asal terus dirawat agar generasi muda tetap mengenal akar budaya nenek moyang mereka.
Keberhasilan acara ini terlihat dari membludaknya jumlah penonton yang memberikan energi positif bagi para pelaku seni yang tampil. "Alhamdulillah pengunjung ramai, masyarakat senang, kami juga senang bisa menghibur," ujar Senen.
Transformasi Bendungan Sepaku Semoi menjadi ruang publik membuktikan bahwa pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan aspek sosial. Kehadiran ruang terbuka yang inklusif sangat dibutuhkan untuk membangun kohesi sosial antarwarga di kawasan ibu kota baru.
Semangat pelestarian budaya oleh Singo Joyo Nusantoro diharapkan terus berkobar seiring dengan perkembangan pesat wilayah Sepaku. Kegiatan seni seperti ini menjadi warna tersendiri yang memperkaya wajah budaya di jantung Ibu Kota Nusantara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....