Sape dan Peragaan Busana Kalimantan Hidupkan Ruang Publik IKN

  • 29 Mar 2026 17:56 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Nusantara — Pagelaran seni dan hiburan menghidupkan ruang publik di Selasar Kantor Bersama 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Sabtu 28 Maret 2026. Musik modern, petikan sape, dan peragaan busana khas Kalimantan Timur menarik perhatian pengunjung sejak pagi hingga malam.

Para peraga busana tampil mengenakan kostum tradisional dan berjalan di tengah kerumunan. Pengunjung, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, bergantian berfoto. Penampilan ini menjadi salah satu daya tarik utama di kawasan Nusantara.

Pagelaran Musik Simfoni Swara Nusantara hadir sebagai bagian dari aktivasi ruang publik. Penampilan band dengan lagu kekinian turut meramaikan suasana dan menghibur berbagai kalangan.

Sementara musik sape menjadi penampilan yang paling mencuri perhatian. Alat musik tradisional khas Kalimantan Timur ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan budaya lokal kepada pengunjung dari berbagai daerah.

Salah satu pengunjung, Hambali, mengaku kagum saat pertama kali datang ke IKN. Ia menilai kawasan tersebut berkembang pesat dan memberikan pengalaman berbeda.

“Pertama kali ke IKN, saya sangat kagum. Pembangunannya luar biasa, saya bangga sebagai warga Penajam,” ujarnya.

Menurut Hambali, kehadiran hiburan membuat kunjungan semakin lengkap. Pengunjung tidak hanya melihat pembangunan, tetapi juga menikmati fasilitas dan pertunjukan.

Pengunjung lain, Eko Supriono dan Lily dari Balikpapan, juga merasakan suasana yang lebih hidup dibanding kunjungan sebelumnya. Mereka menilai tambahan hiburan membuat kawasan terasa seperti kota besar.

“Sekarang suasananya lebih ramai dan hidup. Dengan adanya musik, pengunjung jadi lebih betah,” kata mereka.

Peraga busana dari Sanggar Seni Serumpun Lima Kota Balikpapan tampil dengan kostum hudoq dan garuda. Penampilan ini menambah warna budaya di ruang publik Nusantara.

Salah satu peraga, Lila, mengatakan antusiasme pengunjung sangat tinggi. Banyak pengunjung berebut untuk berfoto bersama para peraga.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus juru bicara IKN, Troy Pantouw, menyatakan kegiatan ini bertujuan memperkaya pengalaman masyarakat di Nusantara.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa mengenal kesenian dan budaya, termasuk alat musik sape,” ujar Troy.

Pagelaran seni ini menjadi bagian dari upaya Otorita IKN menghadirkan ruang publik yang hidup, sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat luas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....