Aktivitas di tengah Kabut Asap, Kurir Keluhkan Gangguan Pernapasan

  • 16 Sep 2026 15:10 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Bekerja di luar ruangan selama kondisi kabut asap membuat kurir di Kutai Barat (Kubar), harus menghadapi paparan udara yang kurang baik sepanjang perjalanan.

Aktivitas mengantar pesanan dari satu lokasi ke lokasi lain membuat mereka tetap berada di tengah kondisi tersebut, meski mulai merasakan dampaknya terhadap kesehatan.

Imam Saepuloh, salah satu Kurir di Kubar mengatakan, paparan kabut asap membuat dirinya lebih cepat merasa lelah ketika berkendara.

Keluhan yang paling dirasakan berkaitan dengan pernapasan, terutama saat harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang dipenuhi asap.

“Dampak kabut asap pastinya terasa lebih capek, paling utamanya terhadap pernapasan yang sangat terganggu,” kata Imam, Rabu 16 September 2026.

Imam mengaku beberapa kali mengalami sesak napas ringan saat menjalankan aktivitas pengantaran.

Kondisi tersebut membuat dirinya perlu lebih memperhatikan perlindungan selama berada di luar ruangan, terutama ketika kabut asap cukup pekat.

Untuk mengurangi paparan polusi, Imam selalu menggunakan masker saat berkendara. Ia juga menggunakan perlengkapan keselamatan lainnya dan menyalakan lampu sepeda motor untuk membantu menjaga jarak serta meningkatkan kewaspadaan dengan pengendara lain di jalan.

Menurut Imam, penggunaan masker menjadi salah satu upaya yang dilakukannya untuk mengurangi paparan polusi selama bekerja. Ia tetap menjalankan aktivitas pengantaran, namun berusaha lebih berhati-hati terhadap kondisi tubuh dan lingkungan sekitar.

Imam berharap musim kemarau segera berakhir sehingga kondisi udara kembali membaik dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman.

“Semoga musim kemarau segera berakhir, biar terhindar dari musim kekeringan yang mengakibatkan karhutla yang berdampak terhadap aktivitas masyarakat banyak,” ujar Imam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....