Musim Durian Tering Lama Dongkrak Pendapatan Petani Kubar
- 08 Jul 2026 07:14 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Musim panen durian di Kampung Tering Lama, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat, membawa berkah bagi para petani. Selain diminati warga lokal, durian dari wilayah ini juga menarik pembeli dari sejumlah daerah di Kalimantan.
Penjual durian, Gotalia, mengatakan musim panen tahun ini telah berlangsung lebih dari satu bulan. Menurutnya, hasil panen setiap kebun berbeda-beda, karena ada pohon yang berbuah lebat, namun ada pula yang tidak menghasilkan buah.
"Harga durian disesuaikan dengan ukuran buah. Durian kecil dijual Rp20 ribu per buah atau Rp100 ribu per ikat berisi lima buah. Untuk ukuran sedang Rp50 ribu, sedangkan durian jumbo Rp60 ribu per buah," ujarnya, Selasa, 7 Juli 2026.
Selain menjual durian segar, Gotalia juga menawarkan tempoyak dengan harga Rp25 ribu per kemasan mika. Produk olahan tersebut menjadi pilihan pembeli yang ingin menikmati cita rasa durian dalam bentuk lain.
Ia mengungkapkan, pembeli tidak hanya berasal dari Kutai Barat, tetapi juga datang dari Melak, Barong Tongkok, Samarinda, Balikpapan hingga Palangkaraya. Ramainya pengunjung membuat penjualan durian meningkat selama musim panen berlangsung, terutama pada akhir pekan.
"Hari Minggu biasanya paling ramai. Banyak pelanggan datang dari siang sampai sore untuk membeli durian," katanya.
Menurut Gotalia, musim durian diperkirakan masih berlangsung sekitar dua bulan ke depan. Saat ini masih banyak pohon durian yang sedang berbunga dan mulai berbuah sehingga produksi diperkirakan terus bertambah.
Seluruh durian yang dipasarkan berasal dari kebun miliknya di Kampung Tering Lama. Selain melayani pembeli eceran, ia juga menerima pembelian dalam jumlah besar dari para tengkulak yang datang langsung ke lokasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....