Semua Pihak Sepakat Jaga Kondusivitas jelang Tabligh Akbar UAS di Kubar
- 02 Jul 2026 13:56 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Pelaksanaan Tabligh Akbar yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dipastikan tetap berlangsung sesuai jadwal.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Lahir Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning dan dijadwalkan berlangsung pada 3-4 Juli 2026 di Masjid Al Muttaqin Islamic Center, Kecamatan Melak.
Kepastian itu disampaikan pihak Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning, sekaligus menegaskan bahwa seluruh persiapan kegiatan terus dimatangkan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen terkait.
Konfirmasi Ponpes: Acara Tetap Digelar
Ketua Ponpes Assalam Arya Kemuning, Sukawi, menegaskan Tabligh Akbar ini murni agenda syiar keagamaan yang bertujuan memperkuat ukhuwah, pembinaan akhlak, serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.
Menurutnya, kehadiran Ustaz Abdul Somad bertujuan memberikan tausiyah keagamaan kepada masyarakat dan tidak memiliki muatan politik maupun kepentingan lain di luar syiar Islam.
Ia juga memastikan pelaksanaan kegiatan akan tetap mengedepankan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan ketertiban.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat menyikapi segala perbedaan dengan bijaksana. Panitia juga siap terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Sukawi, Kamis 2 Juli 2026.

Ia menambahkan, Ponpes Assalam Arya Kemuning, berkomitmen mematuhi seluruh ketentuan yang telah disepakati bersama demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar.
Rakor Bahas Aspirasi dan Komitmen Bersama
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat telah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Harlah Ponpes Assalam Arya Kemuning, dan Tabligh Akbar di Ruang Diklat Lantai III Kantor Bupati Kubar pada Jumat 26 Juni 2026.
Rakor tersebut dihadiri unsur Pemkab Kubar, Polres Kubar, Kodim 0912/Kubar, Kejaksaan Negeri Kubar, Satpol PP, FKUB, MUI, tokoh masyarakat, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Forum tersebut menjadi ruang dialog terbuka untuk mendengarkan berbagai pandangan yang berkembang di tengah masyarakat terkait pelaksanaan kegiatan.
Plt Asisten III Setkab Kubar, Mobilala, menegaskan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menghormati setiap aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. Namun demikian, seluruh pihak diminta tetap mengedepankan toleransi, dialog, dan menjaga stabilitas daerah.
“Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Namun seluruh pihak harus tetap mengedepankan ketentuan hukum, toleransi, dan kondusivitas daerah,” ujarnya.

Ia juga mengimbau semua pihak, baik panitia maupun kelompok yang memiliki pandangan berbeda, agar menjadikan musyawarah sebagai jalan utama dalam menyelesaikan perbedaan.
“Kami berharap semua pihak menjaga persatuan, menghormati perbedaan pendapat, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi menimbulkan perpecahan,” ucap Mobilala.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Kutai Barat, Kompol E. Teguh Budi Santoso, menegaskan pihak kepolisian siap memberikan pengamanan terhadap seluruh rangkaian kegiatan Tabligh Akbar sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pada prinsipnya Polres Kutai Barat siap melaksanakan pengamanan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung,” katanya.
Meski demikian, ia mengingatkan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara panitia dengan seluruh pihak guna meminimalisir potensi gesekan.
“Kami mengimbau seluruh pihak untuk tidak melakukan tindakan provokatif, tidak menyebarkan informasi yang dapat memecah belah masyarakat, dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman, tertib, serta kondusif,” ujarnya.
Dari unsur TNI, Kodim 0912/Kutai Barat juga menegaskan dukungan terhadap seluruh kegiatan masyarakat yang bersifat positif selama berjalan sesuai ketentuan dan tidak mengganggu stabilitas wilayah.
Sementara itu, Kejaksaan Negeri Kutai Barat turut mengingatkan pentingnya seluruh pihak menghormati hukum serta mengedepankan penyelesaian melalui dialog dan musyawarah.
Semua Pihak Sepakat Jaga Kedamaian Kubar
Dalam forum tersebut, sejumlah organisasi masyarakat juga menyampaikan pandangan serta aspirasi mereka. Sebagian pihak mengemukakan keberatan terkait kehadiran UAS dengan alasan menjaga sensitivitas sosial dan kerukunan antarumat beragama di daerah yang plural seperti Kutai Barat.
Meski demikian, seluruh aspirasi disampaikan secara terbuka dan berlangsung dalam suasana dialog yang kondusif.

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kutai Barat menegaskan pada prinsipnya tidak mempermasalahkan kedatangan UAS ke Kutai Barat untuk menyampaikan tausiyah keagamaan.
Namun, FKUB berharap materi ceramah nantinya benar-benar berfokus pada nilai-nilai keagamaan, pembinaan akhlak, persatuan, dan kedamaian, serta tidak memuat unsur sensitif, provokatif, maupun menyinggung agama atau simbol keagamaan tertentu.
Kutai Barat sendiri dikenal sebagai daerah yang majemuk, dihuni berbagai suku, agama, dan budaya yang selama ini hidup berdampingan secara harmonis.
Karena itu, seluruh pihak sepakat menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif menjelang maupun selama pelaksanaan kegiatan.
Hasil rapat menyepakati lima poin utama. Pertama, Tabligh Akbar dengan penceramah Ustaz Abdul Somad tetap dilaksanakan sesuai jadwal. Kedua, Polres, Kodim, dan instansi terkait akan melaksanakan pengamanan serta pengawasan selama kegiatan berlangsung.
Ketiga, materi ceramah diharapkan tidak mengandung unsur provokatif maupun menyinggung SARA, melainkan berfokus pada nilai-nilai keagamaan dan persatuan. Keempat, apabila ditemukan materi yang berpotensi mengganggu kamtibmas atau melanggar ketentuan hukum, aparat akan mengambil langkah sesuai prosedur.
Kelima, seluruh pihak berkomitmen bersama menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas Kabupaten Kutai Barat selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
Komitmen bersama ini menjadi penegasan bahwa setiap perbedaan pandangan dapat diselesaikan melalui ruang dialog yang sehat, dengan tetap menjunjung tinggi persatuan, toleransi, dan kedamaian di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
Masyarakat Diimbau Jaga Kondusifitas

Tokoh masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim), H. Syaharie Jaang, turut mengajak seluruh elemen masyarakat di Kutai Barat menjaga suasana tetap sejuk dan kondusif menjelang pelaksanaan Tabligh Akbar tersebut.
Menurutnya, dukungan terhadap kegiatan ini terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat.
“Mereka sudah mendukung,” katanya.
Jaang juga menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian kegiatan Harlah Ponpes Assalam Arya Kemuning, berjalan lancar dan membawa keberkahan.
“Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses, lancar, aman, dan penuh keberkahan. Semoga Pondok Pesantren Assalam terus berkembang dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....